Ambulans Desa Ledoktempuro Diduga Bawa Sabu di Madura

Lumajang, Motim - Beberapa waktu lalu ada salahsatu akun facebook yang mengunggah video dan foto mobil ambulans milik Desa Ledoktempuro, Kecamatan Randuagung yang diamankan oleh polisi di Sampang Madura.
Ambulans Desa Ledoktempuro diamankan Polisi di Sampang Madura
Ambulans Desa Ledoktempuro diamankan Polisi di Sampang Madura
Dari unggahan akun bernama Air Alorsot Uoy itu tertulis, ambulans yang diduga membawa sabu tersebut telah menabrak polisi. Kemudian sang sopir kabur meninggalkan ambulans tersebut.

Kasat Narkoba Polres Lumajang, AKP Ernowo saat dikonfirmasi, menegaskan jika sudah menerima informasi tersebut. Namun pihaknya masih mendalami informasi tersebut dan sudah berkomunikasi pihak Polres Sampang.

“Memang kami dapat info di Facebook. Sudah kita tindak lanjuti, sementara masih lidik. Kita sudah koordinasi dengan Sampang, itu awalnya kecelakaan. Cuman dari pihak Sampang juga sudah kami kontek memang tidak ditemukan apa-apa,” kata Ernowo.

Sementara dari informasi yang dihimpun Memo Timur, pihak Polres Sampang menyampaikan, ambulans tersebut diamankan di daerah Ketapang Sampang. Sebelum diamankan, polisi sempat melakukan pengejaran pada ambulans itu.

Salahsatu petugas juga menjadi korban setelah ditabrak. Akhirnya mobil ambulans itu berhasil ditemukan di salahsatu rumah dan sopirnya kabur. Namun saat diamankan tidak ditemukan sabu di dalamnya.

“Ini diamankan petugas pada Rabu (29/1/2020), dini hari. Sempat kejar-kejaran sama petugas. Bahkan nyawa petugas hampir hilang,” kata Kapolres Sampang, AKBP Didit Bambang Wibowo.

Kepala Dinas Kesehatan Lumajang, dr Bayu Wibowo kepada media mengatakan, terkait ambulans desa ini, pihak Kecamatan Randuagung sudah berkoordinasi dengan Kepala Desa Ledoktempuro juga Polsek Randuagung.

Hasilnya, memang tidak ditemukan sabu seperti yang diinformasikan salahsatu akun di facebook. “Cuma kasus kecelakaan biasa,” terang Bayu. (fit/cho)