Dampak Corona di China, Lonjakan Komoditi Impor Diantisipasi

Lumajang, Motim - Dinas Perdagangan (Dindag) Lumajang mengantisipasi adanya lonjakan harga sejumlah komoditi, khusunya komoditi yang biasa diimpor dari China. Salahsatunya bawang putih. Karena ada perubahan kebijakan impor setelah ada Virus Corona yang mewabah di China.
Bawang putih
Bawang putih
“Menyebarnya virus corona akan berdampak kepada harga komoditi yang diimport seperti bawang putih, kondisi ini terus ada peningkatan kebijakan pusat, oleh sebab itu, akan terjadi kenaikan harga untuk bawang putih perlu disikapi dengan bijak,” kata Kepala Dindag Lumajang, Hairil Diani.

Dari laporan Dindag, harga bawang putih di pasaran saat ini Rp 50 ribu perkilogram. Sementara seminggu sebelumnya di angka Rp 40 ribu perkilogram. Atau ada kenaikan sebesar Rp 10 ribu perkilogram.

Hairil menegaskan, pihaknya melakukan langkah antisipasi dengan beberapa kebijakan. Dindag akan melakukan upaya untuk menstabilkan harga beberapa komoditi yang terkena dampak pembatasan import tersebut, salah satunya dengan memberdayakan produk lokal.

Selain itu, Ia menambahkan, pihaknya juga akan meningkatkan pelayanan pasar rakyat di Kabupaten Lumajang. Seperti yang sudah diawali dari Pasar Klojen yang kini menjadi pasar higienis. (fit)