Dewan Minta Pelatihan yang Digelar Disnaker Tak Sekadar Seremonial

Lumajang, Motim - Anggota Komisi D DPRD Lumajang didampingi Wakil Ketua DPRD, H. Akhmat mengunjungi Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Lumajang, Jumat (21/2/2020). Mereka melakukan monitoring kegiatan Disnaker selama 2019.
Wakil Ketua DPRD H. Akhmat
Wakil Ketua DPRD H. Akhmat
“Kita sekaligus melakukan pengawasan terhadap apa yang kemarin kita sahkan di APBD. Seperti program Padat Karya, Proram Pelatihan pada masyarakat, sejauh mana,” kata H. Akhmad.

Namun pihaknya menilai, kegiatan pelatihan yang digelar oleh Disnaker hanya sebatas seremonial saja. Sehingga kedepan DPRD Lumajang menginginkan agar pelatihan yang digelar oleh Disnaker tak sekadar seremonial.

“Setelah pelatihan, rencana tindak lanjutnya tidak ada. Padahal kami ingin APBD itu bisa menjawab kebutuhan masyarakat. Minimal dari pelatihan itu ada alat dan bahan atau sebagainya,” ujarnya.

Karena Ia ingin, setelah pelatihan itu ada hasil nyata dari peserta yang ikut. Seperti usaha yang bisa berjalan dengan baik. Dan kontribusinya bukan hanya dirasakan pada peserta pelatihan itu sendiri tapi juga orang lain.

“Agar mereka setelah dilatih bisa berkontribusi, bukan hanya pada dirinya sendiri, tapi pada lingkungannya. Jika pelatihan ini menyentuh masyarakat, kontribusinya akan lebih bagus,” jelasnya.

H. Akhmat juga menilai, selain hanya sebatas seremonil, pelatihan selama ini fokusnya juga terlalu banyak. Tidak fokus pada satu saja. “Sehingga tak efisien, kami ingin pelatihan ini include dengan segala sesuatunya,” pungkasnya. (fit)