Hari Pers, IWL bersama Peradi dan Lanusa Berbagi ke Janda Miskin

Lumajang, Motim - Untuk memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2020, Ikatan Wartawan Lumajang (IWL) menggelar bakti sosial. Mereka membagikan sembako kepada warga tidak mampu, utamanya para janda tua dan miskin. Kegiatan ini juga diikuti LSM Laskar Nusantara (Lanusa) dan Persatuan Advokat Indonesia (Peradi) Lumajang.
IWL membagikan paket sembako kepada janda miskin
IWL membagikan paket sembako kepada janda miskin
Kegiatan tersebut digelar selama 2 hari, pada 21-22 Desember 2020. Ada ratusan paket sembako yang dibagikan. Pada hari pertama, Jumat (21/2/2020), kegiatan dilaksanakan di wilayah Kecamatan Klakah. Hari kedua, Sabtu (22/2/2020), kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Pronojiwo.

Sebelum ke lokasi, anggota kumpul di Kantor Memo Timur Biro Lumajang. Kemudian rombongan mobil yang membawa paket sembako dan anggota berangkat dengan pengawalan dari Patwal Satlantas Polres Lumajang.

Di hari pertama, tiba di lokasi, rombongan disambut oleh Forum Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Klakah. Kemudian bantuan tersebut langsung diberikan kepada janda miskin. Terlihat, para janda miskin itu sangat bahagia dengan bantuan yang diberikan oleh IWL, Lanusa, dan Peradi.

Penasehat IWL, Mujibul Choir menyampaikan, pihaknya memang memiliki Program IWL Peduli. Bertepatan dengan HPN 2020, kegiatan tersebut dilaksanakan. “Dimana kita bagi-bagi sembako, sasaran utamanya adalah janda tua dan miskin,” ucapnya.


Sekretaris Kecamatan Klakah, Abdullah pun berterimakasih kepada anggota IWL atas kegiatan yang telah dilaksanakan. “Terimakasih kepada IWL yang telah memberikan bantuan kepada warga kami. Semoga kegiatan ini bermanfat,” ujarnya.

Di hari kedua, rombongan harus menempuh perjalanan cukup jauh. Demi memberikan bantuan kepada janda miskin yang ada di wilayah Kecamatan Pronojiwo.

Ketua IWL, Bashori menyampaikan, kegiatan yang dilaksanakan oleh IWL ini merupakan bentuk aksi nyata kepedulian kepada warga miskin. Sekaligus membantu Pemerintah Kabupaten Lumajang. “Artinya ini bukti nyata kami, aksi kemanusiaan. Bantuan ini murni dari donasi teman-teman sendiri,” jelasnya.

Sumiati, salahsatu janda tua penerima bantuan mengatakan, sebagai buruh tani dirinya berpenghasilan Rp 30 ribu per hari. Uang sebesar itu menurutnya sangat pas-pasan. “Dibuat cukup ya cukup, dibuat tidak cukup ya tidak cukup. Karena juga banyak kebutuhan,” katanya.

Sementara Kades Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo berterimakasih banyak atas bantuan yang diberikan oleh IWL. “Terimakasih atas bantuan yang diberikan. Semoga IWL makin jaya dan maju,” pungkasnya. (cho)