Musim Hujan, Ratusan Sumur Warga Desa Mojosari Kering

Lumajang, Motim - Fenomena yang tidak biasa terjadi di Desa Mojosari, Kecamatan Sumbersuko. Meski saat ini masih memasuki musim hujan, ratusan sumur milik warga di sana mengalami kekeringan. Belum diketahui apa penyebabnya.
BPBD menyuplai air bersih di Desa Mojosari
BPBD menyuplai air bersih di Desa Mojosari
Dari pendataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, fenomena ini terjadi di RW 05 Dusun Jumbatan, yang meliputi RT 26, 27, 28, dan 40. Ada sekitar 130 rumah yang sumurnya kering.

Sejumlah warga sudah berusaha melakukan pendalaman sumurnya, namun tetap tidak keluar airnya. Padahal di dusun lainnya, debit sumur warga masih tetap normal. Bahkan debit air sungai di daerah tersebut cukup tinggi.

Menurut warga, sudah beberapa bulan terakhir, debit air sumur di Dusun Jumbatan perlahan mengalami penurunan. Puncaknya, pada minggu kemarin, sumur mereka sudah benar-benar kering.

Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo menyampaikan, sebagai tindakan awal, pihaknya melakukan suplai air bersih sejak Sabtu (8/2/2020).

“Setiap hari kita dropping air bersih 5 ribu liter,” katanya, Rabu (12/2/2020).

Pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan kepala desa setempat dan juga pihak terkait lainnya. Guna melakukan analisa dan mencari penyebabnya. Serta memutuskan tindakan yang akan diambil selanjutnya.

“Kita analisa, kenapa sumur warga musim hujan habis, padahal air sungai juga besar,” ucapnya.

Wawan menambahkan, sesuai ramalan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), saat ini sudah memasuki puncak musim hujan. Dan diprediksi bakal terjadi hingga akhir Februari 2020. (fit)