Polres Lumajang: Dua Pekan Ungkap 3 Kasus 10 Tersangka

Lumajang, Motim - Di awal bulan Februari 2020, Tim Cobra Tangguh Polres Lumajang berhasil melakukan pengungkapan kasus sebanyak 3 dengan 8 tersangka lengkap dengan barang bukti (BB).
Kapolres Lumajang saat memimpin press release
Kapolres Lumajang saat memimpin press release
Pengungkapan pertama adalah kasus Narkotika dengan 4 tersangka perempuan 2 tersangka laki-laki. 4 tersangka perempuan masing-masing berinisial Ju (40), warga Desa Ranuwurung, Kecamatan Randuagung, ditangkap di rumahnya dengan barang bukti sabu seberat 5,18 gram.

HS (38), warga Desa Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung dan YN (30), warga Desa Ranuwurung, Kecamatan Randuagung. Keduanya ditangkap di rumah tersangka Ju saat kedapatan sedang pesta sabu. Barang bukti yang berhasil diamankan berupa seperangkat alat hisap sabu.

Tersangka keempat adalah SA alias Citra, warga Desa Batu, Kecamatan Ampar, Kabupaten Bondowoso. Dia ditangkap tim Opsnal Sat Resnarkoba di tepi jalan A Yani dekat rumah kostnya. Barang Bukti yang diamankan berupa sabu seberat 2, 25 gram yang diselipkan di saku celananya.

Tersangka laki-laki bernama AA (21), warga Desa Ranuwurung, Kecamatan Randuagung, ditangkap di rumahnya berikut barang bukti sabu seberat 0,30 gram dan seperangkat alat hisap sabu dan MH, warga Desa Bondoyudo, Kecamatan Sukodono, ditangkap di sebuah Homestay. Barang buktinya sabu seberat 0,36 gram.

Kedua kasus pencurian dengan pemberatan dengan 3 tersangka laki-laki masing-masing bernama RE (25), warga Desa Bago, Kecamatan Pasirian, Yo (21), warga Desa Karangsari, Kecamatan Sukodono dan Ha (31), warga Desa Kaliwungu, Kecamatan Tempeh.

Mereka ditangkap di tempat berbeda. Barang bukti 29 triplek Plywood, sebuah truck, 1 unit 3 roda Triseda, 1 unit Forklip dan 4 buah Veener.

Terakhir mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi pada 2015 dengan menangkap 2 tersangka bernama NK, warga Desa Sumberwringin, Kecamatan Klakah dan MS, warga Desa Cobajoyo, Kecamatan Jejayan, Kabupaten Pasuruan.

“Pelaku pembunuhan masih ada 2 pelaku lagi yang diburu oleh Tim.Cobra Tangguh dan sudah ditetapkan sebagai DPO,” kata Kapolres Lumajang, AKBP Adewira Negara Siregar, S.IK, M.Si kepada media saat press release, Senin (17/2).

Kapolres menegaskan, keberhasilan yang diraih ini merupakan kerja keras dari Tim Cobra Tangguh dibackup Satreskim dan Satresnarkoba yang tidak hentinya terus melakukan upaya menekan kriminalitas.

Kemudian pihaknya juga akan mengerahkan personil untuk melakukan patroli dalam skala besar di jam-jam tertentu, khususnya di daerah rawan. Demi menekan aksi kriminalitas seperti begal, pencurian motor, dan hewan.

Namun Ia ingin ada keterlibatan masyarakat dalam mengamankan wilayahnya. “Kami berharap masyarakat untuk tetap menghidupkan siskamling di masing-masing wilayahnya. Tanpa masyarakat kami juga tidak bisa maksimal,” pungkasnya. (cho)