Posisi Direktur PDAM Lama Kosong, Pansel Baru Dibentuk

Lumajang, Motim - Sudah berbulan-bulan posisi Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lumajang kosong. Cukup lama posisi tersebut diisi pejabat sementara (Pjs). Pemkab Lumajang pun baru membentuk panitia seleksi (pansel) untuk mencari direktur definitif.
PDAM Lumajang
PDAM Lumajang
“Kita sudah mengajukan pada bupati dan wabup terkait pansel. Sudah kita ajukan, sudah ada Surat Keputusan (SK),” kata Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. Nugroho Dwi Atmoko menyampaikan, Senin (17/2/2020).

Menurutnya, pansel tersebut bukan hanya untuk menjaring direktur definitif. Namun juga untuk mencari dewan pengawas. Selama proses tersebut, untuk sementara sudah ditetapkan Pjs Direktur PDAM yang baru, dengan masa jabatan 6 bulan.

“Adapan tugas Pjs Direktur PDAM itu diantaranya untuk menyiapkan proses seleksi tersebut,” ujarnya.

Nugroho menegaskan, untuk menentukan Direktur Utama PDAM memang tidaklah mudah. Itulah yang menjadi alasan terjadinya kekosongan yang cukup lama. “Untuk proses ini kan ada persyaratan dan itu juga tidak mudah,” jelas dia.

Soal kriteria calon direktur yang baru nanti, Nugroho menyebut, pihaknya mencari sosok benar-benar paham mengenai pengelolaan air. “Yang utama harus memiliki kemampuan dan pengalaman dalam pengelolaan air,” terangnya.

Apalagi nantinya ada sedikit perubahan bentuk perusahaan pada PDAM. Karena akan berubah menjadi Perusahaan Umum Daerah. “Ketika sudah berubah, nanti sekaligus ditetapkan direktur yang baru,” katanya.

Nugroho menambahkan, sejak 2016, PDAM Lumajang sudah mulai berjalan dengan bagus. PDAM tak lagi merugi, bahkan bisa menyetor keuntungan. “PDAM sudah menjadi perusahaan daerah yang sudah memberikan kontribusi labanya pada kas daerah,” pungkasnya. (fit)