RSU Muhammadiyah Lumajang Berkapasitas 50 Tempat Tidur

Lumajang, Motim - Rumah Sakit Umum (RSU) Muhammdiyah Lumajang sudah mulai beroperasi. Rumah sakit tersebut diresmikan langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. KH. Haedar Nashir, Sabtu (8/2/2020) lalu.
Peresmian RSU Muhammdiyah Lumajang
Peresmian RSU Muhammdiyah Lumajang
Ketua PD Muhammadiyah Lumajang, Suharyo AP menyampaikan, rumah sakit di Jalan Letkol Slamet Wardoyo, Desa Labruk Lor, Kecamatan Lumajang itu berdiri, salahsatu tujuannya untuk membantu pemerintah. Khusunya dalam memberikan pelayanan kesehatan.

“Karena selama ini, secara statistik rumah sakit di Lumajang kekurangan 200 tempat tidur,” katanya, Selasa (11/2/2020).

Lanjutnya, rumah sakit dengan Tipe D ini memiliki kapasitas 50 tempat tidur. Artinya beban pemerintah telah berkurang. “Jadi kurang 150 tempat tidur beban pemerintah,” ujarnya pada Memo Timur.

Ia menjelaskan RSU Muhammdiyah Lumajang telah memiliki sekitar 130 tenaga. Baik itu tenaga medis maupun non medis. Dari jumlah itu, ada diantaranya 4 dokter spesialis dan 5 dokter umum. “Spesialisnya untuk penyakit dalam, kandungan, gigi, dan anak,” terangnya.

Namun sementara ini pihaknya masih belum melayani pasien BPJS. “Karena BPJS itu syaratnya rumah sakit yang sudah bersertifikat. Kita ini baru beroperasi, layanan baru dibuka. Masih proses, pada saatnya akan melayani BPJS juga,” ujarnya.

Di sana juga ada tenaga bimbingan rohani. Jadi pasien yang datang, selain diobati juga akan ditenangkan jiwanya. “Karena kejiwaan berpengaruh pada kesehatan fisik juga. Diharapkan, rohaninya mantap dan jasmaninya sehat,” tegasnya.

Sebagai rumah sakit umum, artinya RSU Muhammdiyah Lumajang melayani semua kalangan masyarakat. Bukan hanya dari keluarga besar Muhammadiyah saja. Bahkan umat agama lain juga akan dilayani.

“Kita melayani semua agama, seluruh ormas. Kami juga akan bekerjasama dengan FKUB (Forum Kerukunan Umat Begama) Lumajang, supaya bisa memberika pelayanan pada semua agama,” pungkasnya. (fit)