SCS SMAGA Telusuri Monumen dan Tugu Bersejarah di Lumajang

Lumajang, Motim - Study Club Sejarah SMA Negeri 3 Lumajang (SCS SMAGA) menelusuri sejumlah monumen dan tugu bersejarah yang ada di Lumajang. Hal ini untuk menambah wawasan dan pengetahuan kepada siswa/siswi tersebut.
SCS SMAGA mengunjungi tugu dan monumen bersejarah
SCS SMAGA mengunjungi tugu dan monumen bersejarah
Berangkat dari sekolahnya, mereka pertama kali menuju ke Monumen Perjuangan Gladak Abang. Kemudian ke Monumen Kyai Ilyas, Tugu Peluru Klumprit, Monumen Serangan Umum Pasirian, dan yang terakhir ke Monumen Peta.

“Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan menumbuhkan rasa Nasionalisme. Dari kegiatan ini saya harapkan anak-anak SCS bisa meneladani perjuangan para pejuang untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia ini,” kata Pembina SCS SMAGA Drs. Joni.

Setelah mengunjungi monumen dan tugu bersejarah itu, Ia menilai pemerintah sudah melakukan perawatan dan pelestarian dengan baik. Terbukti sudah ada papan tulisan dan sudah ada pagar yang bagus.

“Namun, untuk Monumen Peta yang terdapat di Pasirian ini pemakaian kurang maksimal karena masih digunakan sebagai jemuran,” imbuhnya.

Tetapi Ia berharap, pihak pemerintah melakukan sosialisasi melalui media sosial atau media mainstream tentang pentingnya monumen dan tugu itu. Sebagai bentuk menjaga dan melestarikan Monumen dan Tugu yang ada di Lumajang.

“Sehingga keberadaannya tetap terjaga, terutama kebersihannya,” pungkasnya. (fit)