Selingkuhi Istri Orang, Dibacok Hingga Tewas

Lumajang, Motim - Diduga selingkuhi istri orang, seorang pria muda asal Dusun Wringinan, Desa Ranubedali, Kecamatan Ranuyoso, dianiaya menggunakan senjata tajam jenis celurit hingga tewas dengan kondisi mengenaskan.
Kondisi mayat korban, petugas olah TKP, dan pelaku
Kondisi mayat korban, petugas olah TKP, dan pelaku
Korban mengalami luka bacok pada bagian leher, bahu kiri, pundak sebelah kiri, lengan sebelah kanan serta luka bacok pada bagian dada. Pria bernasib malang itu diketahui bernama Moch Paidi (36).

Kapolsek Ranuyoso, Iptu Ari Hartono, SH menuturkan, kasus penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia itu sudah ditangani unit Reskrim Polsek Ranuyoso diback up Sat Reskrim Polres Lumajang.

Bahkan pelakunya sudah diamankan di rumah tahanan Polsek Ranuyoso berikut barang buktinya berupa sebilah celurit yang masih ada bercak darah.

“Pelaku yang kami amankan bernama Asmara (50), asal Dusun Curah Buntu, Desa Tegal Randu, Kecamatan Klakah,” tutur Kapolsek.

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Rabu (13/2), sekira pukul 21.00 WIB, bermula saat saksi bernama Herwinda (28), warga Dusun Wringinan, Desa Ranubedali, mendapat telepon dari korban yang menyampaikan jika dirinya sudah di depan rumahnya.

Menurut keterangan saksi itu, usai menelepon korban terus masuk ke dalam rumahnya lewat pintu samping yang tidak terkunci, hanya diganjal jurigen berisi air, kemudian masuk ke kamar saksi.

Mengetahui korban masuk kamar, saksi keluar menuju kamar sebelah bermaksud untuk menidurkan anaknya.

Tak berselang lama tiba-tiba pintu belakang rumah saksi itu didobrak orang tak dikenal menggunakan cadar hingga jebol, lalu orang tak dikenal itu terus masuk ke ruang tengah sambil teriak "Di keluar, Di keluar".

Entah bagaimana kejadian persisnya hingga korban ditemukan sudah meninggal dunia, terkapar di sebelah rumahnya dengan kondisi mengenaskan itu.

Saksi mengaku sempat mendengar korban minta tolong. Akan tetapi, saat dirinya mau keluar kamar berniat mau menolong korban, pintu kamarnya diganjal oleh orang tak dikenal itu sambil berkata "Diam".

Ketakutan, saksi memilih diam dan tetap di dalam kamarnya. “Data sementara yang kami peroleh, korban ini selingkuhannya saksi. Saksi istri orang yang saat ini masih dalam proses cerai,” terangnya.

Saat ditanya apakah pelaku penganiayaan itu hanya seorang diri, Ari Hartono menegaskan kasus ini masih dalam penyelidikan. “Kami tidak berani menduga-duga. Yang pasti masih didalami siapa tahu ada orang lain yang terlibat,” tegasnya.

Terpisah, Kasubag Humas Polres Lumajang, Iptu Catur Budi Bhaskara menambahkan data yang diperoleh menjelaskan bahwa pelaku yang kini sudah diamankan di rutan Polsek Ranuyoso, mertua dari saksi lebih jelasnya suami saksi anak dari pelaku.

Namun pernikahan keduanya tidak langgeng sehingga keduanya memilih untuk bercerai, gara-garanya datangnya orang ketiga.

“Korban ini yang diduga sebagai perusak rumah tangga anak pelaku. Lebih jelasnya konfirmasi Pak Kasat Reskrim ya,” tambah Catur Budi Bhaskara.(cho)