Tanggul Sungai Genitri Jebol, Air Sempat Meluap ke Pemukiman

Lumajang, Motim - Hujan deras yang terjadi di kawasan Kabupaten Lumajang membuat tanggul Sungai Genitri di Desa Rowokangkung, Kecamatan Rowokangkung jebol, Jumat (21/2/2020), malam. Akibatnya, luapan sungai sempat ke pemukiman warga di sekitarnya.
Air meluap ke pemukiman warga
Air meluap ke pemukiman warga
Ketinggian air yang menggenang rata-rata 30 sentimeter. Selain ke pemukiman, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang melaporkan, ada lahan pertanian seluas 45 hektare yang ikut terendam.

Sebagai tindakan awal, dilakukan kerja bakti oleh Bupati Lumajang dan Komandan Kodim 0821 bersama relawan dan warga sekitar. Mereka melakukan perbaikan sementara pada tanggul yang jebol menggunakan tumpukan zak berisi tanah.

Bupati mengungkapkan banjir tersebut disebabkan oleh derasnya arus sungai akibat hujan deras yang terjadi beberapa waktu lalu, sehingga mengakibatkan tanggul pembatas Sungai Genitri jebol. Bupati menjelaskan pihaknya akan berupaya melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait yang bersangkutan dengan Sungai Genitri.

“Pemerintah akan terus berikhtiar untuk memberikan pelayanan sebaik mungkin agar kedepannya tidak lagi terjadi banjir,” ungkap bupati, Minggu (23/2/2020).

Bupati mengatakan, tahun lalu gronjong pembatas sungai telah dipasang. Namun masih belum bisa menahan arus sungai, sehingga kembali jebol. Dirinya berharap, ke depan akan dilakukan pembangunan tangkis sungai yang bisa menahan derasnya air akibat hujan lebat.

Sementara dari laporan BPBD Kabupaten Lumajang, hasil dari kerja bakti pemasangan tanggul untuk menahan derasnya air sungai sudah selesai 100 persen. Dengan panjang 15 meter, lebar 2 meter dan tinggi 5 meter menggunakan kurang lebih 1.000 zak berisi tanah. (fit)