Awal Ops Pekat, Tim Cobra Tangkap IRT Jual Togel

Lumajang, Motim - Dalam rangka penanggulangan kejahatan, Polres Lumajang yang melibatkan semua unsur, menggelar Ops Pekat terhitung sejak tanggal 20 sampai dengan 31 Maret 2020 dengan sasaran premanisme, prostitusi, pornografi, judi, bahan peledak, petasan atau mercon kembang ilegal.
Kasat Reskrim AKP Masykur, SH
Kasat Reskrim, AKP Masykur, SH
Termasuk penyalahgunaan Narkoba dan minuman keras (miras) juga menjadi sasaran ops Pekat, karena dinilai cukup meresahkan masyarakat.

Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Masykur, SH kepada Memo Timur menyampaikan, Ops Pekat ini digelar bermaksud untuk cipta kondisi menjelang datangnya bulan suci Ramadhan yang tinggal menghitung hari.

Di awal Ops Pekat Semeru dilaksanakan, Tim Cobra Tangguh mengamankan seorang ibu rumah tangga (IRT) lantaran kepergok jualan judi toto gelap (Togel) lengkap dengan barang bukti (BB).

IRT itu berinisial Fat (25), warga Desa Karangbendo, Kecamatan Tekung. Barang Bukti yang diamankan berupa uang tunai sebesar Rp 353.000, 1 buah Handphone merk Nokia, 16 lembar kupon Togel berisi angka dan jumlah tombokan dan 1 buah buku ramalan.

“IRT ini diamankan di sebuah warung kopi di Dusun Kardangan, Desa Karangbendo,” ungkapnya.

Saat ditanya bagaimana modusnya, Kasat Reskrim menerangkan IRT menerima tombokan judi Togel secara langsung dari pembeli dan uang tombokannya juga langsung diterima.

IRT ini juga menerima tombokan judi Togel melalui via Short Message Service (SMS) lalu direkap dan hasil rekapan itu disetorkan ke bandar Togel berinisial Mis yang kini sedang diburu Tim Cobra.

Atas perbuatannya, IRT ini dijerat pasal 303 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). “IRT diamankan pada Sabtu (21/3), sekira pukul 15.00 WIB saat sibuk melayani para penombok,” pungkas Kasat Reskrim.(cho)