Beredar Surat PMI 4 Warga Lumajang Suspect Corona, Dinkes: Salah Itu!

Lumajang, Motim - Beredar surat dari Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Timur yang menyatakan ada 65 warga Jatim suspect Virus Corona (COVID-19). Surat tertanggal 3 Maret 2020 itu, juga disebutkan ada 4 orang diantaranya yang merupakan warga Lumajang.
Surat dari PMI Jawa Timur yang beredar
Surat dari PMI Jawa Timur yang beredar
Namun pihak Dinas Kesehatan Lumajang saat dimintai keterangan terkait ini, tidak membenarkan hal itu. “Salah itu, gak benar,” kata Kepala Dinkes Lumajang, dr. Bayu Wibowo Ignasius pada Memo Timur, Kamis (5/3/2020).

Ia meluruskan, dalam surat PMI itu, sebenarnya adalah orang-orang dari Jawa Timur yang pulang dari Wuhan kemudian diisolasi di Natuna. Kemudian mereka dinyatakan sehat, dan dipulangkan dengan status orang sehat.

“Setelah 2 minggu diisolasi di Natuna, dinyatakan sehat, ada sertifikat sehatnya. Pulang dalam status sehat,” ucapnya. Bahkan Bayu menegaskan, istilah ‘Suspect Virus Corona’ sudah ditiadakan. “Istilah suspect sekarang tidak ada,” lanjutnya.

Sampai saat ini, kata dia, tidak ada warga di Lumajang yang harus dipantau atau diawasi terkait Virus Corona. “Sampai hari ini di Lumajang tidak ada yang terpantau, tidak ada pengawasan juga,” pungkasnya.

Dilansir dari sejumlah media lain, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur, Herlin Ferliana juga membantah jika 65 orang tersebut suspect Virus Corona. Ia menyebut, semua orang itu dalam keadaan sehat.

“Istilah suspect dalam pedoman penanganan COVID-19 sudah dihapus, karena orang cenderung panik dan itu masuk dalam kelompok sakit. Sedangkan 65 orang sesuai surat PMI, itu merupakan kelompok 1 yaitu orang sehat,” kata Herlin. (fit)