Bobol SD, Pria Asal Madura Dibekuk Tim Cobra

Lumajang, Motim - Aksi pencurian di ruang guru SD Negeri 02 Desa Klanting, Kecamatan Sukodono pada Selasa (3/3), Minggu kemarin, berhasil diungkap oleh Tim Cobra Tangguh Polres Lumajang.
pelaku saat diamankan
Pelaku saat diamankan
Selain mengamankan seorang pria muda diduga sebagai pelakunya, petugas juga mengamankan beberapa barang hasil kejahatannya, diantaranta 3 unit printer merk Canon, 1 unit scan printer merk Canon, 1 buah palu juga sebilah senjata tajam.

Pria muda itu adalah SA (25), asal Dusun Kwanyar, Desa Pamolaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura.

“Pelaku berikut barang bukti sudah diamankan di Polres Lumajang,” tutur Kasubag Humas Polres Lumajang, Ipda Catur Budi Bhaskara.

Ditangkapnya pelaku ini bermula dari laporan Suwardi asal perum Bumi Rejo Permai Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono, yang menyampaikan jika ruang guru di SD Negeri 02 Desa Klanting telah dibobol maling.

Atas laporan itu, Tim Cobra Tangguh langsung melakukan proses olah tempat kejadian perkara dilanjutkan dengan proses penyelidikan. Beberapa hari kemudian diperoleh petunjuk yang mengarah terhadap bersangkutan sebagai pelakunya.

Kemudian dilakukan pencarian dan pelaku berhasil ditangkap di wilayah Desa Mojosari, Kecamatan Sumbersuko, kemudian diboyong menuju Polres Lumajang.

“Saat ditangkap dia kedapatan membawa senjata tajam diselipkan di pinggangnya,” ucapnya.

Di hadapan penyidik, dia mengaku jika dirinya yang mencuri barang milik SD Negeri 02 Desa Klanting. Namun, kata dia dirinya tidak bekerja seorang diri. Melainkan dibantu seorang temannya berinisial An, warga Lumajang.

“An masih diburu tim Cobra Tangguh,” ungkap Catur.

Menurut pengakuan pelaku, masuk ke ruang guru kemudian mencuri beberapa barang milik sekolah dengan cara merusak kunci gembok pintu dan kabur melalui pintu semula.

“Perbuatan pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian. Dipastikan An tidak lama lagi juga tertangkap,” pungkasnya. (cho)