Dua Pekan Reskoba Ungkap 2 Kasus Narkoba 4 Tersangka

Lumajang, Motim - Dua pekan terakhir ini, Satuan Reserse Narkoba Polres Lumajang mengungkap 2 kasus Narkoba dengan 4 tersangka. Rinciannya adalah 1 kasus sabu dengan 2 tersangka dan 1 kasus Pil koplo juga 2 tersangka.
Kasat Resnarkoba saat press release
Kasat Resnarkoba saat press release
Dalam kasus sabu, tim Opsnal Sat Resnarkoba menangkap MR (29), warga Dusun Langkapan, Desa Tempursari, Kecamatan Tempursari.

Barang bukti yang diamankan berupa belasan plastik klip kosong berbagai ukuran, seperangkat alat hisap sabu dan 4 plastik klip berisi sabu dengan berat masing-masing 0,16 gram, 0,18 gram, 0,20 gram dan 0,24 gram.

Pelaku kedua adalah YSBU (40), warga Kelurahan Tlumpu, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Blitar.

Barang bukti yang diamankan seperangkat alat hisap sabu yang masih ada sisa pembakaran sabu dan sebuah Handphone.

Perbuatan kedua pelaku dijerat pasal 114 sub 112 jo 127 UURI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Kedua pelaku sabu ditangkap pada Kamis (12/3), sekira pukul 13.00 WIB, di wilayah Kecamatan Tempursari lengkap dengan BB,” ucap Kasat Resnarkoba AKP Ernowo.

Sedang ungkap kasus pil koplo pelakunya berinisial HS (23) dan AR (36), keduanya adalah warga Desa Kaliboto Lor, Kecamatan Jatiroto.

Keduanya ditangkap saat kedapatan mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memenuhi standart keamanan tanpa ijin edar pada Kamis (5/3), sekira pukul 19.30 WIB.

Barang bukti yang diamankan diantaranya 9 plastik klip masing-masing berisi 9 butir pil merk DMP, 4 plastik klip masing-masing berisi 5 butir pil berlogo Y dan uang diduga hasil penjualan sebesar Rp. 110.000.

“Dua tersangka pil koplo dijerat pasal 197 sub 196 UURI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan,” terangnya.

Masih kata Ernowo, penangkapan terhadap ke-empat pelaku berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai jika bersangkutan bermain narkoba, kemudian ditindaklanjuti dengan proses penyelidikan dan butuh waktu yang cukup lama.

Berkat kegigihan anggota di lapangan upaya yang telah dilakukan membuahkan hasil, tim opsnal berhasil menangkap pelaku pil koplo, sepekan kemudian berhasil menangkap pelaku sabu.

“2 kasus yang kami ungkap ini masih dalam pengembangan,” tegas Ernowo.(cho)