Edyan, Kakek Nekat Tiduri Bocah di Gubuk

Lumajang, Motim - Diduga meniduri anak tetangganya yang tergolong masih di bawah umur hingga hamil, seorang kakek berinisial Ba (55), warga Desa Jatirejo, Kecamatan Kunir, ditangkap tim Cobra Tangguh Polres Lumajang.
Kasat Reskrim AKP Maskur, SH
Kasat Reskrim AKP Maskur, SH
Akibat perbuatannya itu, kakek yang kesehariannya itu sebagai petani sudah meringkuk di rumah tahanan (Rutan) Polres Lumajang. Perbuatannya terancam dijerat undang-undang Nomor 23 tahun 2009 tentang Perlindungan Anak, bisa dipidana hukuman maksimal 15 tahun penjara.

“Pelaku ditangkap di rumahnya Senin (2/3), sekira pukul 17.00 WIB,” kata Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Maskur, SH.

Sekira bulan Juni 2019 saat korban berada di rumahnya tiba-tiba datang pelaku bersama anaknya, kemudian mengajak korban ke tambak udang yang terletak di wilayah Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh.

Tanpa menaruh curiga sedikit pun, apalagi yang mengajak adalah tetangga dekat bersama anaknya, Melati (15) mengiyakan ajakan itu dan terus berangkat menuju tambak udang mengendarai sepeda motor.

Setiba di sana, anak korban disuruh mencari udang. Sedang korban bersama pelaku tetap berada di sebuah gubuk sekitar tambak.

Pelaku terus melakukan aksinya berawal memegang pundak korban. Pelaku merebahkan tubuh korban, terus melepas pakaian dalam korban, lalu pelaku melakukan hubungan badan dengan korban yang pada akhirnya korban hamil.

“Kasus itu baru dilaporkan oleh keluarganya pada Jum'at (28/2), sekira pukul 23.00 WIB terus ditangani,” ungkap Kasat Reskrim.

Dalam penanganan kasus ini ada beberapa barang bukti yang diamankan, diantaranya berupa dua helai celana dan 1 unit sepeda motor yang merupakan alat transportasi.

Saat ditanya berapa kali pelaku meniduri korban, Kasat Reskrim menuturkan untuk sementara mengaku sekali. Lebih jelasnya menunggu hasil pemeriksaan lanjutan.

“Sekarang, pelaku masih menjalani proses pemeriksaan penyidik unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA),” pungkasnya.(cho)