Hamili Anak Tiri, Bapak Asal Kuterenon Ditangkap

Kanit Reskrim Polsek Sukodono saat konperensi pers ( cho)
Lumajang, Motim - Kasus pencabulan terhadap anak tirinya yang masih tergolong anak dibawah umur, seorang bapak asal jalan Soekarno Hatta, Desa Kuterenon, Kecamatan Sukodono, ditangkap unit Reskrim Polsek Sukodono.

Bapak bejat itu bernama Puji Anggara (31). Akibat perbuatan tidak terpuji yang dilakukannya, dia terancam pidana hukuman maksimal 15 tahun penjara. Kini sudah meringkuk di rumah tahanan Polsek Sukodono.

Kapolsek Sukodono AKP Ahmad Sutiyo, SH melalui Kanit Reskrim Ipda Arif Muhtadi saat konperensi pers kepada media menuturkan pelaku bersama istri dan anak tirinya tinggal di perumahan Adiyatma Desa Selokgondang Kecamatan Sukodono.

Berniat mencari rejeki lebih, Cici Catur Suparmi yang tak lain istri pelaku nekat pergi merantau ke Sorong Papua. Di rumahnya tinggal pelaku bersama anak tirinya sebut saja Bela (nama samaran)

Diduga tidak tahan melihat kemontokan tubuh anak tirinya, sekitar bulan Oktober 2019 yang lalu, pelaku yang mengaku khilaf itu melakukan perbuatan tidak terpuji terhadap anak tirinya berkali-kali hingga hamil.

"Sekarang umur kandungannya sudah 6 bulan mas," katanya.

Untuk menutupi aibnya itu, pelaku mengungsikan anak tirinya ke sebuah rumah yang terletak di wilayah Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri.

Tak terima anaknya dilakukan seperti itu oleh suaminya, Cici Catur Suparmi  pulang ke Lumajang lalu melaporkan suaminya itu ke Polsek Sukodono.

Atas laporan itu, unit Reskrim Polsek Sukodono terus melakukan proses penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku di wilayah Kecamatan Gsmpungrejo Kabupaten Kediri. Saat diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya itu.

"Perbuatan pelaku melanggar pasal 81 UURI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UURI Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan UURI 23 Nomor 22 tahun tentang peelundungan anak," tegasnya. (cho)