Hijaukan Gunung Puji, IWL Tanam 3 Ribu Bibit Pohon

Lumajang, Motim - Ikatan Wartawan Lumajang (IWL) menginisiasi aksi penghijauan di kawasan Gunung Puji, Desa Papringan, Kecamatan Klakah, Sabtu (29/2/2020). Ada 3 Ribu lebih bibit pohon yang ditanam bersama-sama pagi itu.
IWL bersama berbagai pihak melakukan aksi penghijauan dan pemberian piagam penghargaan
IWL bersama berbagai pihak melakukan aksi penghijauan dan pemberian piagam penghargaan
Selain anggota IWL, ada banyak pihak yang ikut berpartisipasi dalam penghijauan tersebut. Ada Forkopimca Klakah, Puskesmas Klakah, Dinas Kehutanan, Perum Perhutani, Dinas Pendidikan, Pemdes Papringan, Peradi, LSM Laskar Nusantara, Sispala, Fokal Lumajang, Pokdarwis Sekar Lemongan, LMDH Sari Tani, dan lainnya.

“Juga ikut terlibat anak-anak PAUD Desa Papringan. Kemudian pelajar SD 02 Desa Papringan, serta MI dan MTS Fathur Rahman. Ditambah pemuda dan tokoh masyarakat Desa Papringan,” kata Pembina IWL, Mujibul Choir.

Terlihat pada kesempatan itu, semuanya semangat menanam ribuan bibit pohon yang telah disediakan. Mereka melakukan penanaman di titik-titik yang sudah ditentukan oleh panitia.

Choir menegaskan, IWL sengaja mengundang semua pihak untuk penghijauan, agar kawasan Gunung Puji bisa lebih hijau lagi. Karena nantinya akan banyak manfaat, dari bibit pohon yang ditanam itu. Utamanya bagi warga yang tinggal di sekitar sana.

“Udaranya akan segar. Ketika pohonnya besar akan menyerap air lebih banyak. Tak kalah pentingnya ketika pohon besar, akan menjadikan tanah kuat. Betapa pentingnya lingkungan hijau,” ucapnya.

Atas nama IWL, Ia mengucapkan terimakasih banyak kepada semua pihak yang ikut terlibat dan mendukung. Lanjutnya, penghijauan ini digelar sekaligus untuk memperingati Hari Pers Nasional (HPN).

Salah satu pelajar yang ikut dalam aksi penghijauan ini, Nistinatur menyampaikan terimakasih banyak pada IWL. Karena telah mengajak dalam kegiatan positif tersebut. “Karena di gunung butuh penghijauan,” jelasnya.

Subagiyo, seorang guru yang mendampingi muridnya, menegaskan, jelas sangat mendukung kegiatan ini. Karena penghijauan tersebut melibatkan anak-anak sekolah.

“Ini perlu kita ajarkan sejak dini. Sekaligus manfaatnya untuk menghindari terjadinya erosi, tanah longsor. Juga untuk memunculkan sumber mata air,” katanya.

Ketua Peradi Lumajang, Abdul Rokhim pun mengapresiasi kegiatan tersebut. “Saya kasih dua jempol buat IWL. Mudah-mudahan kegiatan ini terus berlanjut. Sehingga memberikan dampak pada masyarakat dan lingkungan,” ucap dia.

Asisten Perhutani Lumajang, Soegiarto Aries juga mengucapkan terimakasih banyak pada semuanya yang ikut melestarikan lingkungan. Ia menyebut, ada 2 aspek manfaat yang didapat dari aksi penghijauan tersebut.

Pertama, aspek lingkungan, karena ketika pohon tersebut tumbuh, akan berdampak pada ekosistem di sana. “Ekosistem akan tumbuh dengan baik, dampaknya juga pada sumber mata air,” tuturnya.

Kedua, aspek ekonomi, karena pohon yang ditanam banyak jenis buah-buahan, maka itu bisa dirasakan manfaatnya bagi masyakarat sekitar. Ketika berbuah, bisa diambil buahnya untuk dijual.

“Masyarakat nanti dari buah-buahan ini bisa untuk meningkatkan taraf ekonomi mereka. Jadi harus merawat dengan baik. Boleh diambil buahnya, tapi tak boleh ditebang pohonnya. Karena ini hutan lindung,” tegasnya.

Sementara Sekretaris Kecamatan Klakah, Abdullah mengapresiasi semua yang telah terlibat dalam penghijauan itu. “Masyarakat sangat antusias. Saya sangat bersyukur semua peduli terhadap lingkungan,” pungkasnya. (fit)