Kasat Reskrim : Pemilik Carry Harus Bertanggungjawab Kebakaran di SPBU

Lumajang, Motim - Satuan Reserse Kriminal Polre Lumajang terus mendalami kasus kebakaran sebuah mobil Carry Pick Up yang diduga mengangkut bahan bakar minyak (BBM) di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, pada Senin (16/3), sekira pukul 23.00 WIB.
Kasat Reskrim AKP Masykur, SH
Kasat Reskrim AKP Masykur, SH
Kapolres Lumajang, AKBP Adewira Negara Siregar, S.IK, M.SI melalui Kasat Reskrim, AKP Masykur, SH menyampaikan kasus kebakaran itu murni akibat kelalaian pemilik mobil Carry Pick Up yang diketahui sebagai tengkulak BBM eceran. Atas kelalaiannya itu mereka harus bertanggungjawab.

“Pemilik mobil Carry Pick Up berinisial Ro (38), warga Desa Karanganom, Kecamatan Pasrujambe,” ungkapnya.

Untuk memastikan penyebab terjadinya kebakaran pada mobil Carry Pick Up di SPBU itu, penyidik Sat Reskrim diback up Subdit Kebakaran Polda Jatim langsung melakukan proses olah tempat kejadian perkara (TKP) diketahui pemilik mobil Carry itu menggunakan mesin Sanyo digunakan untuk memindah BBM yang baru dibeli ke sebuah tong yang sudah dimodifikasi.

Dalam proses pemindahan BBM itu diduga mengalami konsleting listrik hingga menyebabkan terjadinya percikan api dan terjadilah kebakaran.

Ada beberapa barang yang diamankan dari lokasi kebakaran dan kini telah dibawa ke Laboratorium Forensik Polda Jatim untuk dilakukan pemeriksaan, antara lain bangkai mesin sanyo, accu, jurigen dan kabel.

“Yang pasti proses hukum terus lanjut. Untuk sementara pemilik Carry Pick Up tidak ditahan hanya wajib lapor 2 kali dalam seminggu,” pungkas Kasat Reskrim.(cho)