Laga PSIL Diharap Banyak Ditonton Masyarakat Lumajang

Skuat PSIL Lumajang di Liga 3 musim lalu. (*)
Lumajang, Motim - Setelah Semeru FC resmi meninggalkan Lumajang, Ketua Askab PSSI Lumajang H. Thoriq Alkatiri berharap, laga PSIL Lumajang di Liga 3 mendatang banyak ditonton masyarakat Lumajang.

Ia ingin, atmosfer yang cukup luar biasa dari para suporter saat Semeru FC berlaga di Stadion Semeru bisa menular juga pada pertandingan PSIL. “Saya harap itu bisa terjadi,” katanya pada sejumlah wartawan, Jumat (6/3/2020).

Menurutnya, saat Semeru FC berlaga di kandang, antusias masyarakat Lumajang, khususnya Semeru Mania untuk menyaksikan sudah terbilang tinggi. Pertandingan sudah bisa dinikmati oleh semua kalangan. Tak hanya anak muda, juga anak-anak, perempuan, dan orang tua.

“Jadi saya lihat kultur sepakbola mulai terbentuk di Lumajang,” ungkapnya.

Bicara PSIL Lumajang di musim ini, Thoriq menegaskan, tak bisa memasang target yang muluk-muluk. Apalagi target lolos ke Liga 2. Karena jika PSIL Lumajang lolos ke Liga 2, tentu akan berat nantinya pada pembiayaan.

“Karena ketika sudah di Liga 2, tak boleh lagi ada pembiayaan dari APBD,” ucapnya.

Ia juga berharap, dana yang mengucur pada PSIL juga bisa bertambah di musim ini dibandingkan sebelumnya. Karena menurutnya, dana sebelumnya masih terbilang terbatas. Masih kurang ideal.

“Kita harapkan ada tambahan dana,” ucapnya.

Bicara target realistis, Ia justru menargetkan Tim Porprov Lumajang bisa menjadi juara. Hal itu, kata dia, masih sanggup dicapai oleh Lumajang. Dan bisa menajadi jang pembuktian sepakbola Lumajang.

“Kalau juara tentu nama sepakbola Lumajang akan dikenal,” pungkasnya. (fit)