Pupuk Bersubsidi Masih Langka, Lumajang Ajukan Penambahan Kuota

Lumajang, Motim - Para petani di Lumajang masih mengeluh terkait kelangkaan pupuk bersubsidi. Bukan hanya petani padi, para petani tebu juga mengeluhkan masalah tersebut. Bahkan hal itu sudah mereka utarakan pada Bupati Lumajang, Thoriqul Haq.
Kios pupuk di Lumajang
Kios pupuk di Lumajang
Ketua Koperasi Petani Tebu Rakyat (KPTR) Andalan Manis Mandiri, Suwarso berharap Bupati Lumajang maupun pihak Pemkab Lumajang agar bisa menyelesaikan persoalan kelangkaan pupuk bersubsidi itu.

Menanggapi itu, bupati menyampaikan pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Salahsatunya adalah pihaknya telah meminta adanya penambahan pupuk bersubsidi di Lumajang.

“Saya sudah kirim surat ke Kementrian Pertanian, dan Petrokimia Gresik, Pupuk Kaltim untuk mendapatkan penambahan kuota,” ujarnya saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2019 KPTR Andalan Manis Mandiri di Aula Pondok Asri, Kamis (12/3/2020).

Pemkab Lumajang juga telah mengupayakan untuk secepatnya menyelesaikan pendataan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani (RDKK). Agar kuota pupuk di Kabupaten Lumajang bisa ditambah. (fit)