Satu Orang Positif Corona, Lumajang Masuk Zona Merah

Lumajang, Motim - Satu orang di Kabupaten Lumajang telah terkonfirmasi positif Virus Corona (Covid-19). Pemerintah Provinsi Jawa Timur pun memasukkan Lumajang ke zona merah dalam peta sebaran Covid-19 di Jatim.
Peta Sebaran Covid-19 di Kabupaten Lumajang
Peta Sebaran Covid-19 di Kabupaten Lumajang
Data terakhir, selain Lumajang, ada 12 kabupaten/kota lainnya di Jatim yang masuk zona merah. Diantaranya Kota Kediri, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota Malang, Kabupaten Blitar, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Jember, Kabupaten Magetan dan Kabupaten Kediri.

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq secara resmi mengumumkan satu orang positif Corona itu, Jumat (27/3/2020), malam. Ini berdasarkan hasil pemeriksaan sekaligus hasil Swap yang telah dilakukan oleh Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

“Juga telah dikonfirmasikan di Kementerian Kesehatan, bahwa Kabupaten Lumajang dinyatakan telah positif Corona satu orang,” ucap bupati saat pers rilis di Pemkab Lumajang.

Ia menjelaskan, pasien positif itu berinisial AS, berjenis kelamin laki-laki dan berusia 55 tahun yang merupakan warga Kecamatan Kedungjajang. Sebelumnya statusnya PDP (Pasien Dalam Pengawasan).

Disebutkan pula, Ia sebelumnya menjalani ibadah umroh dan kembali ke Lumajang pada 10 Maret 2020. Kemudian menjalani perawatan di RSUD dr. Haryoto mulai 20 Maret 2020. Hingga saat ini, pasien tersebut masih di sana.

“Masih di ruang isolasi RSUD dr. Haryoto,” terang bupati. Sementara ruang isolasi di RSUD dr. Haryoto Lumajang, kata Thoriq, sudah sesuai dengan standar. “Standarnya sama dengan yang di rumah sakit provinsi,” lanjutnya.

Namun bupati menyebut kondisi pasien positif Corona itu hingga hari ini masih stabil. “Kita akan terus melakukan pemantauan secara intensif terkait dengan pasien yang positif Corona,” tegasnya.

Dari identifikasi yang dilakukan, yang bersangkutan berangkat umroh bersama 80 orang rombongan dari salahsatu biro umroh di Lumajang. “Travel umroh yang diikuti oleh pasien Corona ini adalah travel umroh dari Kabupaten Lumajang,” kata bupati.

Sebagai tindak lanjut akan dilakukan pemeriksaan kesehatan orang-orang terdekat pasien. “Kita akan mencari kontak terdekat atau kontak erat dari sekian waktu, untuk juga kami lakukan tes. Menggunakan rapid test yang telah dibagikan provinsi,” ungkapnya.

Anggota keluarga dari pasien tersebut juga dimungkinkan akan diisolasi. “Kita juga akan melakukan isolasi bagi beberapa keluarga yang erat dan dekat, yang kami awali dengan rapid test,” jelas Thoriq.

Daftar terakhir sebaran Covid-19 di Lumajang, sudah ada 1 orang positif, 8 pasien dalam pengawasan (PDP), dan 83 orang dalam pemantauan (ODP). Dari 8 PDP itu, satu diantaranya meninggal dunia beberapa waktu lalu dan dinyatakan negatif Corona. (fit)