Sebagai Penegak Perda, Satpol PP Harus Lebih Profesional

Lumajang, Motim - Puluhan anggota Satpol PP Lumajang telah mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat). Setelah didiklat dan pembaretan, mereka diharapkan bisa lebih profesional sebagai penegak Peraturan Daerah (Perda).
Pembaretan Anggota Satpol PP di Lapangan Desa Banjarwaru
Pembaretan Anggota Satpol PP di Lapangan Desa Banjarwaru
Sekretaris Daerah Lumajang, Agus Triyono berharap, selain dapat meningkatkan profesionalitas dalam penegakan Perda, juga harus bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, peningkatan keterampilan, kompetensi, dan kemampuan diri.

“Saya yakin para pelatih telah memberikan bekal yang menjadikan kita semua pasukan Satpol PP lebih berintegritas dan lebih mengayomi dalam bertindak,” ujarnya saat Pembaretan Anggota Satpol PP di Lapangan Desa Banjarwaru, Selasa (10/03/2020) malam.

“Tempaan pelatihan, tempaan jiwa akan menjadikan kita semua memiliki satu korps, satu jiwa, satu kesamaan dengan tekad yang sama, tekad membantu Bupati dan Wakil Bupati memajukan Kabupaten Lumajang yang kita cintai ini,” lanjutnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Akhmad Taufik Hidayat menjelaskan, kegiatan ini diikuti oleh 53 anggota Satpol PP. Kegiatan itu dilaksanakan sejak tanggal 24 Februari 2020 hingga 10 Maret 2020.

Metode yang diberikan kepada peserta yakni pelatihan in class selama 5 hari, outclass selama 10 hari di Lapangan Desa Banjarwaru dan study di Surabaya selama 2 hari. “Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal kepada anggota baru dalam menjalankan kegiatan tugas pokok dan fungsinya dan menumbuhkan jiwa,” jelasnya. (fit)