Anggaran Pengadaan Mobil Pimpinan DPRD Rp 2,9 Miliar Dihapus

Lumajang, Motim - Pemerintah Kabupaten Lumajang melakukan self blocking terhadap anggaran DPRD Lumajang. Diantaranya anggaran untuk pengadaan mobil pimpinan DPRD senilai Rp 2,9 miliar tahun ini dihapus.
Sekretaris DPRD Lumajang Sutariyono
Sekretaris DPRD Lumajang Sutariyono
Sekretaris DPRD Lumajang, Sutariyono menyampaikan, ada dua pos anggaran yang kena self blocking. Selain anggaran pengadaan mobil pimpinan DPRD, adalah anggaran untuk bimbingan teknis staf sekretariat DPRD Lumajang sebesar Rp 350 juta.

“Jadi terkait pengadaan mobil pimpinan dewan itu sementara tidak ada, ditunda dulu. Kemudian bimtek staf sekretariat juga ditunda dulu. Dua kegiatan itu, lainnya tidak,” katanya pada wartawan, Senin (20/4/2020).

Lanjutnya, self blocking ini harus dilakukan karena adanya defisit anggaran di Kabupaten Lumajang. “Kan itu terkait defisit anggaran. Self blocking itu mengurangi kegiatan karena adanya defisit, untuk menutup defisit,” lanjutnya.

Ditanya apakah anggaran tersebut juga dialihkan untuk penanganan Covid-19 di Lumajang, Sutariyono tak berani memastikan. “Itu Pemda yang tahu. Sebagian untuk itu (penanganan Covid-19),” jelasnya.

Ia menegaskan, para pimpinan DPRD juga telah menyetujui self blocking anggaran pembelian mobil pimpinan DPRD tersebut. Karena sebelum diputuskan, dirinya sudah mengajukan ke pimpinan mana anggaran yang bisa self blocking.

“Kita ngajukan ke pimpinan, mana yang perlu self blocking, pengadaan mobil dulu saja. Kalau bimtek staf, itu ranahnya sekretariat dewan,” jelasnya.

Sutariyono menambahkan, rencana pembelian mobil pimpinan DPRD itu bisa dianggarkan kembali tahun depan. “Tahun 2021 dianggarkan lagi,” pungkasnya. (cho/fit)