Mengajar Secara Online dari Rumah, Guru Harus Inovatif

Lumajang, Motim - Dinas Pendidikan Lumajang mengeluarkan kebijakan untuk meliburkan semua sekolah selama pandemi Corona. Namun kegiatan belajar mengajar masih harus tetap berjalan. Yakni dilakukan secara online antara guru dan murid dari rumah masing-masing.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Lumajang Agus Salim
Plt Kepala Dinas Pendidikan Lumajang, Agus Salim
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Lumajang, Agus Salim menyampaikan, sebenarnya tidak ada istilah libur. Karena murid tetap harus belajar di rumah. Dan guru tetap mengajar dan memberikan tugas dengan memanfaatkan teknologi yang ada.

Sehingga, Agus menegaskan, para guru harus lebih inovatif, agar para murid bisa tetap betah selama belajar di rumah. Hal itu juga menjadi kunci berhasilnya anak belajar di rumah. “Jadi guru harus inovatif,” ucapnya, Senin (6/4).

Ia mencontohkan, ada guru yang membut grup Whatsapp, jadi dalam grup itu ada tanya jawab materi pembelajaran tertentu. Kemudian guru memberikan tugas kepada mereka. Nantinya akan dikirim secara online tugas tersebut.

“Jadi banyak cara yang bisa dilakukan,” ungkapnya.

Namun dalam kegiatan belajar mengajar di rumah ini, tentunya mata pelajaran yang diajarkan dalam sehari berbeda dengan jadwal biasanya. Karena Agus berharap, anak-anak tidak terbebani dengan banyaknya tugas.

“Kita batasi, dalam sehari ada 2 mata pelajaran saja,” tuturnya.

Libur sekolah sendiri diperpanjang hingga 15 April 2020. Namun ada kemungkinan libur itu akan diperpanjang lagi, melihat situasi dan kondisi pandemi Corona. “Kita lihat perkembangan situasi selanjutnya,” pungkasnya. (fit)