15 Perusahaan di Lumajang Terpaksa Tutup Selama Pandemi

Lumajang, Motim - Dampak pandemi Covid-19 di Kabupaten Lumajang nampaknya begitu mengganggu roda perekonomian. Karena ternyata cukup banyak perusahaan yang terpaksa harus tutup. Serta sangat banyak karyawan yang dirumahkan hingga pemutusan hubungan kerja (PHK).
Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Lumajang Totok Sudjarwo
Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Lumajang Totok Sudjarwo
Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Lumajang, Totok Sudjarwo menyampaikan, dari laporan yang diterima pihaknya sejauh ini sudah 15 perusahaan yang harus tutup. Namun masih belum ada data detail, perusahaan tersebut di sektor apa saja.

“Laporan yang kita terima, ada 15 perusahaan,” katanya pada sejumlah wartawan.

Sementara karyawan yang dirumahkan atau diberhentikan sementara di Lumajang saat ini jumlahnya sudah mencapai 480 orang. Sedangkan karyawan yang di-PHK hingga saat ini tercatat ada 9 orang.

Totok Sudjarwo menjelaskan, memang untuk karyawan yang dirumahkan masih ada kesempatan kembali bekerja. Jika perusahaan membutuhkan tambahan tenaga, karyawan yang dirumahkan bisa dipanggil untuk bekerja kembali.

Ia menambahkan, di tengah pandemi ini, perusahaan tetap wajib memberi Tunjangan Hari Raya (THR) pada karyawannya. Sesuai surat edaran dari Menteri Tenaga Kerja. “Yang pasti surat edaran ini resmi dan akan disebar ke semua perusahaan di Lumajang,” tuturnya. (fit)