48 Keluarga Terdampak Abrasi Pantai TPI

Lumajang, Motim - Abrasi terus-terusan terjadi di Pantai TPI Desa Bulurejo, Kecamatan Tempursari. Warung-warung yang berada di pantai rusak. Tak hanya itu, dampaknya mulai ke pemukiman. Ada sekitar 48 rumah warga yang rusak.
Kondisi Pantai TPI Bulurejo
Kondisi Pantai TPI Bulurejo
“Yang terdampak di RT 18 ini sekitar 48 kepala keluarga, lainnya sudah beberapa kembali ke rumah orang tuanya karena sudah tidak punya tempat tinggal lagi,” kata Kepala Desa Bulurejo, Rohman Adi.

Ia menjelaskan bahwa abrasi tersebut merusak puluhan rumah. Ia menjelaskan bahwa kurang lebih 1 kilometer dari bibir pantai dulunya merupakan rumah warga dan juga Tempat Pelelangan Ikan.

Sementara Bupati Lumajang, Thoriqul Haq sebelumnya telah meninjau langsung lokasi dan melihat dampak abrasi. “Saya melihat langsung rumah yang terkena pasangnya air laut, rumah di sini kondisinya rusak,” ujarnya.

Lanjutnya, sekitar 1 RT yang ada di sana harus direlokasi. Termasuk tempat yang dulu dijadikan Tempat Pelelangan Ikan, sudah tidak ada sekarang,” jelasnya.

Bupati berencana merelokasi warga ke tempat yang lebih aman. Dirinya tengah berkoordinasi dengan beberapa pihak, termasuk Perusahaan Hutan Negara Indonesia (Perhutani) untuk mencarikan tempat karena dikhawatirkan air laut yang cenderung terus naik.

“Kami sedang mencari perencanaan beberapa kebijakan terkait dengan lokasi yang memungkinkan mereka untuk pindah. Saya harus koordinasi ke beberapa pihak, termasuk ke Perhutani terkait dengan relokasi, semoga ada jalan keluar,” ujarnya. (fit)