Hamilnya Bunga Akan Dilaporkan ke Polisi

Lumajang, Motim - Kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur sering terjadi di wilayah hukum Polres Lumajang. Kali ini menimpa seorang gadis, sebut saja Bunga (17), warga Desa Urang Gantung, Kecamatan Sukodono.
Kuasa Hukum Bunga
Kuasa Hukum Bunga
Kabarnya, kondisi Bunga saat ini sudah berbadan dua alias hamil sekitar 24 minggu. Gara-gara perutnya makin membesar, Bunga memilih tidak keluar rumah.

Ketua DPC Peradi Perjuangan, Suryadi, SH selaku kuasa hukum Bunga saat dikonfirmasi Memo Timur melalui teleponnya menyampaikan jika dirinya baru kemarin menerima kuasa dari orang tua Bunga. “Baru kemarin kami menerima kuasa Mas,” ucapnya.

Sebelum dirinya menerima kuasa dari orang tua korban, tepatnya pada akhir April 2020 kemarin kasus ini sempat dilaporkan ke Polsek Sukodono. “Karena kurang saksi, laporan tidak diterima,” tuturnya.

Karena sudah menerima surat kuasa, maka langkah pertama yang akan dilakukan adalah koordinasi dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lumajang sekaligus mohon petunjuk apa saja yang dilengkapi.

“Alhamdulillah barusan kami sudah duduk bersama, sekaligus koordinasi terkait kasus ini bersama Kasat Reskrim,” katanya.

Saat ditanya apa kasus ini sudah resmi dilaporkan ke Polres Lumajang, Suryadi mengatakan baru akan dilaporkan pada Jum'at mendatang. “Mengapa harus Jum'at, karena petugasnya siapnya Jum’at,” ungkapnya.

Masih kata Suryadi, menurut keterangan Bunga bahwa orang yang tega merusak masa depannya itu adalah kerabat keluarganya sendiri berinisial S.

“Kasus yang menimpa Bunga ini, kami berikan pendampingan hukum secara gratis Mas,” pungkasnya.(cho)