Menderita Kanker Rahim, TKI asal Pronojiwo Meninggal di Malaysia

Lumajang, Motim - Sudah cukup lama tak terdengar kabar duka dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lumajang. Namun kini kembali muncul kabar kematian TKI di luar negeri.
Jenazah tiba di rumah duka
Jenazah tiba di rumah duka
Kali ini TKI bernama Suliha dikabarkan meninggal dunia di Malaysia. Perempuan berusia 58 tahun tersebut merupakan warga Dusun Sumber Bulus, Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo.

Dari keterangan Serikat Buru Migran Indonesia (SBMI) Lumajang, Suliha meninggal dunia setelah menderita kanker rahim. Jenazah dibawa ke tanah air dan dimakamkan di kampung halamannya.

Jenazah pun sudah tiba di rumah duka, Sabtu (9/5/2020), malam. “Jenazah sampai di rumah duka sekitar jam 11 malam,” kata Wakil Ketua SBMI Lumajang, Madiono pada Memo Timur, Minggu (10/5/2020).

Dari keterangan pihak keluarga, ternyata Suliha sudah sangat lama bekerja di luar negeri sebagai TKI. Perempuan kelahiran 30 Juni 1958 tersebut sudah berada di Malaysia sekitar 18 tahun. (cho/fit)