Pedagang Pasar Dapat Keringanan Retribusi

Lumajang, Motim - Dampak pandemi Covid-19 juga dirasakan para pedagang di pasar. Mereka mengaku jumlah pembeli sudah tidak sebanyak waktu normal sebelumnya. Pendapatan mereka selama pandemi pun akhirnya menurun.
Baru Lumajang
Baru Lumajang
Dinas Perdagangan (Dindag) Lumajang sudah memberikan sejumlah solusi untuk mengatasi hal ini. Salahsatunya adalah Dindag telah memberikan keringanan hingga pembebasan terkait pembayaran retribusi pada pedagang.

“Pedagang grabatan dan los dibebaskan. Pedagang di bedak atau kios dapat keringanan 50 persen,” ucap Sekretaris Dindag Lumajang, Aziz Fahrurrozi, Senin (12/5/2020).

Kebijakan ini sudah diberlakukan sejak 1 Mei 2020. Dindag pun sudah menyurati semua koordinator pasar untuk menerapkan kebijakan baru tersebut. Rencananya akan diberlakukan hingga 30 Mei 2020.

Keringanan dan pembebasan retribusi pada para pedagang ini sesuai dengan keputusan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq. Mengingat dampak pandemi Covid-19 yang dirasakan di kalangan pedagang pasar.

Selain itu, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di pasar, Dindag telah melakukan pembatasan jam operasional pedagang. Hal ini untuk mengurangi kerumunan pedagang dan pembeli di pasar. (fit)