Pencairan BST di Kantor Pos Harus Dipermudah

Lumajang, Motim - Pemerintah Pusat kembali memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak wabah Covid-19. Melalui Kementrian Sosial RI, program Bantuan Sosial Tunai (BST) yang akan diberikan kepada masyarakat terdampak Covid-19 yang belum terdata program bantuan pemerintah.
Wabup hadir dalam penyaluran perdana BST di Kantor Pos Lumajang
Wabup hadir dalam penyaluran perdana BST di Kantor Pos Lumajang
Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati yang hadir dalam penyaluran perdana BST di Kantor Pos Lumajang mengatakan, bantuan tersebut tidak dikenakan potongan biaya apapun. Masyarakat mendapatkan utuh sejumlah Rp. 600.000 setiap bulan selama tiga bulan.

“Ini tidak dipotong, tanpa potongan sama sekali, itu diberikan kepada yang terdampak Covid-19, ini dipastikan tidak tumpang tindih dengan penerima PKH, BPNT, BLT Dana Desa maupun bantuan dari provinsi,” ujar Wabup yang akrab disapa Bunda Indah, Sabtu (9/5/2020).

Wabup meminta kepada Kantor Pos Lumajang untuk memberi kemudahan kepada KPM yang rumahnya jauh dari Kantor Pos. “Kalau penerimanya terlalu jauh dari kantor Pos, maka kantor Pos lah yang mendekat, supaya mereka tidak terbebani dengan uang transport,” ungkapnya.

Sebanyak 29.008 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Lumajang akan menerima BST dari Kemensos RI, sekitar 26 ribu. Diantaranya dicairkan melalui Kantor Pos Lumajang, dan sisanya dicairkan melalui bank lainnya.

Sementara, Kepala Cabang Kantor Pos Lumajang, Rijal Aji Prasetyo dalam keterangannya menjelaskan teknis pencairan BST. Masyarakat cukup membawa surat undangan yang telah diberikan sebelumnya, dan KTP asli. Kemudian akan diambil foto close up sebagai bukti penerima bantuan. (fit)