Satgas Keamanan Desa Wonogriyo Dibondet

Lumajang, Motim - Empat anggota Satuan Keamanan Desa (SKD) Desa Wonogriyo, Kecamatan Tekung, pada Minggu (10/5/2020), sekira pukul 01.45 WIB, dilempar bondet orang tak dikenal (OTD).
salah satu korban pelemparan bondet
Salah satu korban pelemparan bondet
Akibat ledakan bondet tersebut empat anggota SKD terluka, masing-masing bernama Saman (45), warga Dusun Trenggalek, luka gores pada pelipis dan kaki kanan, Samsuri (55), warga Dusun Kauman luka gores pada kaki kiri dan kanan dan Tonari (59), Dusun Rekesan yang diketahui sebagai ketua RT mengalami luka pada tumit kaki kanan 6 jahitan.

Satu lagi anggota SKD bernasib apes itu bernama Busiri (50), juga mengalami luka gores pada paha kanan dan kiri. “Dek sepeda motor bagian belakang milik Busiri pecah,” ucap Mohamad.

Mohamad menjelaskan pagi itu empat anggota SKD ini tengah melakukan ronda keliling dari satu dusun ke dusun lain sebagai upaya menekan terjadinya aksi kriminalitas di wilayah Desa Wonogriyo.

Saat para SKD singgah di rumah Saman, tiba-tiba ada benda jatuh diduga bondet yang dilempar oleh orang tak dikenal kemudian meledak.

“Ini sebuah ancaman bagi SKD dan kami meminta Polsek Tekung bisa mengungkapnya,” harapnya.

Kapolsek Tekung, Iptu Gatot Budi Hartono menyampaikan begitu mendapat laporan tentang kejadian itu, pihaknya terus mendatangi lokasi kejadian kemudian mengevakuasi ke empat SKD ke rumah sakit Bhayangkara Lumajang.

“Alhamdulillah kondisi kesehatan ke empat SKD sudah baik dan sekarang sudah diperbolehkan pulang,” ungkapnya.

Masih kata Kapolsek, proses olah tempat kejadian perkara sudah dilakukan termasuk mengamankan serpihan ledakan serta pakaian korban yang ada bercak darah.

Keterangan salah satu korban bahwa benda jatuh diduga bondet yang meledak itu dilempar orang tidak dikenal dari kebun jeruk sebelah lokasi kejadian dan masih didalami.

“Mudah-mudahan proses penyelidikan ini segera membuahkan hasil, sehingga kasus pelemparan bondet bisa terungkap,” pungkas Kapolsek Tekung.(cho)