6 Kecamatan di Lumajang Mulai Kekeringan, Droping Air Kembali Dilakukan

Lumajang, Motim - Memasuki musim kemarau, sebanyak 6 kecamatan di Kabupatan Lumajang mulai mengalami kekeringan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang pun kembali melakukan droping air bersih ke wilayah terdampak.
BPBD Lumajang mulai droping air bersih
BPBD Lumajang mulai droping air bersih
Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo menyebutkan 6 kecamatan yang mulai kekeringan itu, diantaranya Gucialit, Padang, Kedungjajang, Klakah, Ranuyoso, dan Randuagung.

“Ya kan enam kecamatan itu setiap kemarau harus didroping (air bersih). Karena solusi yang lain masih belum bisa. Mangkanya kita berusaha cari jalan keluar, supaya tidak terus seperti itu. Apa secara grafitasi apa dengan sistim dongki,” ujarnya, Sabtu (27/6/2020).

Ia menjelaskan, droping air bersih ini akan dilakukan sepanjang musim kemarau atau 150 hari. BPBD telah mengerahkan 5 mobil tangki untuk menyuplai kebutuhan air bersih warga di wilayah tersebut.

“Satu tangki isi 5 ribu liter. Satu mobil tangki setiap hari akan melakukan 6 kali pengiriman air bersih. Untuk mengurangi dampak musim kemarau, kita bantu dengan suplai air bersih,” pungkas Wawan. (fit)