Dinas Pendidikan Siapkan Protokol Masuk Sekolah

Lumajang, Motim - Kepala Dinas Pendidikan Lumajang, Agus Salim mengatakan, saat ini memang belum ada regulasi yang mengatur terkait dengan masuknya peserta didik di tengah pandemi covid-19. Kapan siswa-siswi mulai masuk sekolah belum ditetapkan.
Kepala Dinas Pendidikan Lumajang Agus Salim
Kepala Dinas Pendidikan Lumajang Agus Salim
Namun pihaknya sudah menyiapkan berbagai terobosan sesuai protokol kesehatan yang ditentukan oleh pemerintah. Dinas Pendidikan Lumajang sudah melakukan sosialisasi kepada pihak sekolah, baik itu jenjang SD sampai SMP.

Diantaranya peserta didik dan guru yang hendak keluar rumah, diwajibkan menggunakan pelindung wajah, masker, jaket dan sarung tangan. “Siapkan hand sanitizer, masker cadangan, tisu dan kelengkapan lain ketika hendak keluar,” pintanya.

Sementara dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM), prinsip yang diterapkan oleh Dinas Pendidikan Lumajang ialah wajib memastikan terpenuhinya tujuan pendidikan di masa pandemi, “Penataan tata ruang yang ideal menurut kami ialah, satu meja, satu siswa dan satu kursi,” tegasnya.

Lembaga pendidikan yang sudah siap menerapkan proses belajar mengajar dengan sistem tersebut ada 71 SMP Negeri dan 58 SMP swasta yang tersebar di Lumajang. Sekolah-sekolah tersebut sudah mengarah ke proses pembelajaran normal baru dan tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah dicanangkan oleh pemerintah.

“Bagi sekolah yang belum siap memberlakukan sistem satu meja, satu siswa dan satu kursi, bisa menata dengan sistem lainnya, misalnya siswanya ketika hendak masuk sekolah wajib bergantian, karena keterbatasan sarana dan prasarana,” pungkasnya. (fit)