Mahasiswi Dievakuasi Usai Terpleset Saat Mendaki Gunung Lemongan

Lumajang, Motim - Mahasiswi dari STIE Widyagama Lumajang, Dwi Putri Handayani (26), harus dievakuasi oleh petugas usai terpleset saat melakukan pendakian di Gunung Lemongan, Kecamatan Klakah. Wanita asal Banyuwangi itu mengalami keseleo pada kaki bagian kiri.
Proses evakuasi pendaki di Gunung Lemongan
Proses evakuasi pendaki di Gunung Lemongan
Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo menjelaskan, awalnya pada hari Sabtu 20 Juni 2020 pukul 10.00 WIB, Dwi Putri Handayani bersama 3 orang temannya diantaranya Bayu Ambara, Agus Tri Wibowo dan Ida Santi melaksanakan pendakian ke area Gunung Lemongan.

Pada hari Minggu sekitar pukul 11.00 WIB, Dwi Putri Handayani beserta ketiga temannya kembali dari pendakian Gunung Lemongan. “Namun di pertengahan perjalanan Dwi Putri Handayani terpleset dan paha sebelah kiri terasa sakit dan tidak bisa melanjutkan perjalanannya,” jelas Wawan.

Saat itu, ketiga temannya tidak bisa mengevakuasi Dwi Putri Handayani sehingga salah satu temannya menghubungi BPBD Lumajang. Setelah menerima laporan, BPBD Lumajang bersama tim PSC 119 Dinkes Kabupaten Lumajang berangkat menuju Gunung Lemongan untuk melaksanakan evakuasi.

“Sekitar pukul 17.30 tim evakuasi tiba di titik penjemputan, selanjutnya membawa Dwi Putri Handayani dengan cara ditandu, sekitar Pukul 09.40 WIB, Tim evakuasi tiba di pos 1 (Padepokan Mbah Citro) selanjutnya mengevakuasi korban menuju Puskesmas Klakah dengan menggunakan Ambulan Desa Papringan,” terang wawan Hadi.

Wawan menambahkan, Para pendaki khususnya ke Gunung Lemongan sampai saat ini tidak mengikuti prosedur, belum ada yang memiliki ijin resmi dari instansi terkait. Di masa pandemi Covid 19 Pemerintah Kabupaten Lumajang belum mengeluarkan ijin secara resmi baik di tempat wisata maupun pendakian Gunung.

“Selain mengevakuasi Dwi Putri Handayani, tim gabungan juga mengevakuasi Daitia Edelwise (16), asal Probolinggo mengalami cedera pada mata kiri dan setelah dilakukan perawatan langsung dibawa pulang ke rumahnya di Probolinggo,” pungkasnya.(fit)