7 Hari Tak Ditemukan, Pencarian Nelayan Hilang di Laut Selatan Dihentikan

Pencarian nelayan yang hilang. (*)
Lumajang, Motim - Sudah 7 hari, pencarian nelayan asal Desa Bades Kecamatan Pasirian, Jumingan yang hilang di laut selatan dilakukan. Namun pencarian sejak Jumat (10/7/2020) lalu itu belum membuahkan hasil.

Personil gabungan melakukan pencarian di hari terakhir, Kamis (16/7/2020) sore dan Jumingan belum ditemukan. Sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), jika pencarian selama 7 hari tak ditemukan, maka pencarian bisa dihentikan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sub Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Ardian Sulistiyo menyampaikan, meski pencarian dihentikan, namun pihaknya tetap terus melakukan pemantauan melalui relawan di sana.

“Selanjutnya kita melakukan pemantauan dari tim relawan di lapangan. Jika memang di hari selanjutnya ditemukan, kita siap melakukan evakuasi,” kata Ardian pada sejumlah wartawan.

Menurutnya pencarian juga bisa dilakukan kembali jika ada tanda-tanda baru ditemukan. “Bisa ada kemungkinan,” lanjutnya.

Ia menambahkan, dalam pencarian Jumingan, pihaknya dibantu oleh Basarnas Jember, relawan, dan juga sejumlah pihak lainnya. Dirinya menyebut, salahsatu kendala dalam pencarian tersebut adalahnya tinnginya ombak di sana.

“Jadi sulit untuk pencarian di laut. Menurut informasi, tenggelamnya sekitar 200 meter dari bibir pantai,” ungkapnya. (fit)