Ambulans Desa Sukorejo Angkut Kambing, Ketua AKD: Ada Sanksi Moral

Lumajang, Motim - Ambulans Desa Sukorejo, Kecamatan Kunir menjadi viral di media sosial, lantaran terciduk digunakan untuk mengangkut kambing. Penyalahgunaan ambulans itu pun sudah diproses oleh Inspektorat Lumajang.
Ambulans desa angkut kambing
Ambulans desa angkut kambing
Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Lumajang Suhanto, mengaku prihatin dengan kejadian tersebut. Karena Ia menilai, ambulans desa untuk mengakut kambing itu, memang jelas bukan peruntukannya.

“Ya memang itu bukan untuk keperuntukannya, namun sebetulnya kepala desa serba ewoh pakewoh. Kadang kala kita tahu itu bukan untuk peruntukannya tapi kembali lagi ya ewoh pa kewoh itu tadi,” ujar Suhanto pada media.

Ia menegaskan, pihak AKD tak perlu memberikan pendampingan pada Kades Sukorejo. Karena tidak ada sanksi pidana. Namun dalam masalah ini ada sanksi moral. “Saya rasa tidak perlu pendampingan karena untuk sanksi pidana tidak ada, hanya saja ini sanksi moral/sosial karena memang tidak sesuai dengan peruntukannya,” Imbuh Ketua AKD Lumajang.

Sementara Ketua Komisi A DPRD Lumajang, Nur Fadilah mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Lumajang atas kesigapannya merespon adanya ambulans desa yang kedapatan mengangkut kambing.

“Pemerintah sudah sangat sigap menangani adanya ambulans desa yang kedapatan mengangkut kambing, Ambulans sudah ditarik,” jelasnya.

Pihaknya juga sering menghimbau kades agar tak menyalahgunakan ambulans desa. “Kita Komisi A sebenarnya sudah sering mewanti–wanti semua Kepala Desa untuk tidak menyalahgunakan ambulans yang ada, itu kan oknum ya dan tidak semua Kepala Desa melakukan hal itu, semoga saja tidak terulang kembali hal seperti itu di kemudian hari,” pungkasnya. (fit)