Budidaya Jamur Tiram di Klakah Dimanfaatkan Jadi Ragam Makanan Olahan

Budidaya jamur tiram. (*)
Lumajang, Motim - Kelompok Petani Jamur Tiram (KPJT) Manut di Kecamatan Klakah melakukan budidaya sejak 2016. Jamur tersebut pun kemudian dimanfaatkan menjadi ragam makanan olahan.

Diantaranya jamur tiram diolah untuk bakso, roti, sate, krupuk, lumpia, abon, mie ayam, kentucky, es cream, botok, serta banyak lagi makanan olahan lainnya yang dihasilkan.

Ketua KPJT Manut M Agus mengatakan, Ia memulai usaha budidaya jamur tiram ini karena menurutnya di Klakah mudah dilakukan. Sebab bahan baku mudah di dapat.

"Untuk media jamur bahan dasarnya emput kayu sengon disini bahannya melimpah, kemudian kapur bubuk setelah itu baru bibit jamurnya dan itu bisa dibeli dimana saja," terangnya.

Menurutnya, usaha ini bisa dilakukan siapa saja. "Khusus untuk kelompok kami targetnya bukan untuk dijual langsung ke pasar atau pengepul, tapi kita olah sendiri sehingga pendapatan kita lebih tinggi,” ucapnya.

“Ada nilai lebih dan alhamdulillah sampai sekarang varian produk olahan kita berjalan lancar. Kita saat ini mempunyai 25 anggota terdiri dari 6 desa, target kita bisa ada di 12 desa di kecamatan klakah," tambahnya.

Ia berharap di Klakah bisa menjadi basis jamur di kabupaten lumajang dengan olahannya. Kemudian masyarakat marjinal di Klakah yang menjadi anggota bisa bahagia ada pendapatan yang menghasilkan sampai akhirnya nanti di klakah BLT tidak ada.

"Alhamdulillah respon pemerintah juga sangat positif sangan apresiasi walaupun sementara hanya memberikan bantuan pelatihan dan pameran gitu ajah, kalau sarana dan prasarana alhamdulillah anggota kami tidak menuntut karena masih bisa dilakukan walaupun dengan cara sederhana," pungkasnya. (fit)