Diduga Stres Remaja Gantung Diri

Lumajang, Motim - Entah apa yang terjadi, seorang pemuda bernama Dimas Vico Prianto, asal Dusun Persil, Desa Rojopolo, Kecamatan Jatiroto nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri pada sebuah bambu penyangga rumahnya menggunakan kain sarung.

Kapolsek Jatiroto, AKP Rudi Isyanto, SH melalui Kasubbag Humas Polres Lumajang, Ipda Catur Budi Bhaskara mengatakan, begitu mendapat laporan atas kejadian itu pihaknya bersama sejumlah anggota terus mendatangi lokasi kejadian bersama instansi samping yaitu Koramil juga petugas medis Puskesmas Jatiroto.

"Saat kami tiba di sana mayat korban sudah berada di tempat tidurnya, ditutupi kain sarung," tuturnya.

Menurut keterangan orang tuanya, siang itu korban berada di rumahnya sendirian. Sekira pukul 17.15 Wib ibunya pulang, kemudian menyalakan lampu dan kaget ketika melihat korban gantung diri.

Melihat hal itu ibu korban spontan berteriak minta tolong, warga pun berdatangan lalu menurunkan korban berharap korban selamat dan ternyata korban sudah meninggal dunia.

Khawatir menjadi salah kemudian oleh warga dilaporkan ke Kepala Desa setempat, dilanjutkan ke Polsek Jatiroto. "Begitu ceritanya," ucapnya.

Hasil visum pada mayat korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda terjadi penganiayaan. Korban murni akibat gantung diri. "Kami sudah menawarkan Outopsi. Tapi keluarganya menolak dengan membuat surat pernyataan menolak Outopsi bermaterai," ujarnya.

Keluarga korban juga menyampaikan semasa hidupnya korban sering ngomong sendiri, sering mengancam mau membacok orang tuanya jika sering memecahkan perabotan dalam rumah.

"Diduga korban mengalami stres. Saat orang tuanya tidak ada, penyakitnya kambuh," jelasnya.(cho)