Kapolres Optimis Tim Kuro Bisa Ungkap Tewasnya Sari Muksir

Lumajang, Motim - Tim Kuro Satuan Reserse Kriminal Polres Lumajang terus mendalami kasus tewasnya seorang petani bernama Sari Muksir (48), asal Dusun Darungan, Desa Jatisari, Kecamatan Kedungjajang, pada Sabtu (11/7/2020), yang ditemukan warga di jalan dalam kondisi luka bacok pada bagian leher dan perut hingga usus terburai.

Kapolres Lumajang, AKBP Deddy Foury Millewa, SH, S.IK, M.IK saat dikonfirmasi Memo Timur via telepon pada Senin (20/7/2020), menuturkan kasus itu menjadi atensi Tim Kuro. Meski saat proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) tidak ditemukan barang bukti yang bisa dijadikan petunjuk dan minim saksi, Tim Kuro harus bekerja keras dan berkewajiban untuk melakukan pengungkapan secara cepat.

Saat ditanya apakah memberikan tenggang waktu kepada Tim Kuro untuk mengungkap kasus tersebut, Kapolres menegaskan, pihaknya meminta kepada Tim Kuro dalam kurun waktu dua minggu, terhitung sejak proses olah TKP dilakukan harus terungkap.

"Kami perintahkan Tim Kuro yang baru kami bentuk, untuk segera mengungkap kasus tewasnya Sari Muksir itu, paling lama 2 Minggu dan harus bisa," katanya.

Kapolres juga menyampaikan minim petunjuk juga minimnya saksi menjadi kendala bagi Tim Kuro dalam melakukan pengungkapan. Namun pihaknya optimis berbekal petunjuk baru yang didapat, juga semangat kerja keras yang dimiliki, Tim Kuro akan bisa mengungkap sekaligus menangkap pelakunya.

"Kami optimis Tim Kuro bisa mengungkap dan menangkap pelakunya. Kami sangat yakin Tim Kuro bisa," tegas AKBP Deddy Foury Millewa.

Seperti berita sebelumnya, masyarakat Durungan, Desa Jatisari, Kecamatan Kedungjajang, mendadak heboh setelah menemukan Sari Muksir (48), warga setempat ditemukan tewas mengenaskan di jalan pada Sabtu (11/7/2020), sekira pukul 23.30 WIB. (cho)