New Normal, Pengemis Kembali Marak di Beberapa Lampu Merah

Pengemis di Lampu Merah Toga. (cho)
Lumajang, Motim – Memasuki kehidupan normal baru (new normal), nampaknya banyak pengemis kembali menjalankan aksinya. Padahal dari pantauan, sebelum new normal, di beberapa titik lampu merah hampir bersih dari pengemis.

Namun kini, di lampu merah seputaran kota khususnya, sering dijumpai adanya pengemis. Seperti di Lampu Merah Toga, Sukodono, Gadingsari, Galadak Abang, Klojen, Suwandak Timur, atud di Lampu Merah Jl. Ayani dekat Dispenda.

Kondisi ini pun disoroti sejumlah kalangan. Karena pihak Pemkab Lumajang dinilai tidak serius dalam menertibkan gelendangan dan pengemis (gepeng). Dan semakin hari jumlahnya terlihat semakin banyak.

Seperti dikatakan Sekretaris Gerakan Masyarakat (GEMA) Lumajang, Kristiono. Pihaknya menyayangkan banyaknya pengemis yang terlihat di beberapa titik lampu merah. Sehingga kata dia, terkesan ada pembiaran dari pihak Pemkab Lumajang.

“Kenapa dibiarkan, seharusnya pemerintah malu banyak peminta-minta di hampir setiap lampu merah,” Senin (20/7/2020).

Dirinya pun beraharap pihak Pemkab Lumajang segera bertindak tegas dengan adanya fenomena ini. Razia harus sering digencarkan demi menertibkan para pengemis. Kemudian dilakukan pembinaan kepada mereka agar tidak kembali jalanan.

“Intinya pemerintah harus tegas dan segera menertibkan,” ujarnya.

Sementara Kepala Satpol PP Lumajang Matali Bilogo ketika dikonfirmasi terkait ini, masih belum bisa memberikan keterangan lebih banyak. Ditanya soal razia pengemis, menurutnya sudah setiap hari dilakukan.

“Kalau razia setiap hari,” ucapnya melalui pesan whatsapp. Kemudian ditanya, kenapa masih banyak pengemis berkeliaran, dirinya belum menjawab. (cho/fit)