Pengumpulan Zakat di Baznas Lumajang Justru Meningkat di Tengah Pandemi

Lumajang, Motim - Pengumpulan zakat, infaq, dan sodakoh (ZIS) di Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lumajang justru mengalami peningkatan di tengah pandemi Covid-19. Bahkan peningkatannya bisa mencapai 30 persen.
Ketua Baznas Lumajang H. Atok Hasan Sanusi
Ketua Baznas Lumajang, H. Atok Hasan Sanusi
Ketua Baznas Kabupaten Lumajang, H. Atok Hasan Sanusi menyampaikan, kenaikan itu terjadi pada bulan April, Mei, dan Juni 2020. “Jika sebelum pandemi tiap bulan mendapat Rp 400 jutaan, selama pandemi kita cenderung ada kenaikan,” katanya.

Ia menyebut, terutama di Bulan Ramadan, atau pada Mei 2020, ZIS yang terkumpul di Baznas mendapai Rp 600 juta lebih. “Ada kenaikan signifikan, pada April 2020 kita dapat Rp 500 jutaan,” ujarnya.

Sedangkan hinga semester pertama 2020, total ZIS yang diterima oleh Baznas Kabupaten Lumajang hampir mencapai 3 miliar. “Alhamdulillah sampai semester 1, total yang kita terima seluruhnya mencapai Rp 2,9 miliar,” ungkapnya.

Selama pandemi ini, dana ZIS yang terkumpul, memang paling banyak dikhususkan untuk penanganan Covid-19. “Bukan hanya di sektor kesehatan, kita juga salurkan untuk pemulihan ekonomi. Karena banyak masyarakat kecil sangat terdampak, sehingga kita bantu dalam bentuk beras. Untuk kesehatan kita bantu APD, penyemprotan disinfektan, obat, dan lainnya,” jelasnya.

Memasuki kehidupan baru (new normal), pihaknya terus bekerja dengan memperhatikan protokol kesehatan. Sejumlah program dari Baznas dimodifikasi untuk mendukung pemerintah dalam penanganan Covid-19.

“Spesifikasinya kita lebih cenderung ke penanganan kesehatan misalnya, atau kerjasama dengan sejumlah pihak untuk penanganan Covid-19. Baik dampak sosial, ekonomi, atau bantuan sosial lainnya,” ujar dia.

H. Atok pun tetap optimis, meskipun ada pandemi, perolehan ZIS pada tahun ini akan sesuai dengan target yang telah dipasang. “Kita tetap optimis targetnya itu bisa kita penuhi. Cuma nanti kita selalu koordinasi dengan pemerintah daerah, secara bersama-sama menangani dampak Covid-19,” pungkasnya. (fit)