Perpusdes Labruk Kidul Juara 2 Lomba Perpustakaan Desa Jatim

Lumajang, Motim - Perpustakaan Desa (Perpusdes) ‘Sumber Ilmu’ Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko berhasil meraih Juara 2 dalam Lomba Perpusdes Tingkat Jawa Timur. Prestasi ini tentunya tidak diraih dengan mudah.
Perpusdes Labruk Kidul Kecamatan Sumbersuko
Perpusdes Labruk Kidul Kecamatan Sumbersuko
“Perlu proses dan kerjasama berbagai pihak, baik dengan pemerintah desa maupun dengan pengelola perpustakaan desa,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang, Edy Irianto.

Hasil ini juga tak lepas dari upaya yang dilakukan oleh pihaknya. “Kita terus membina dan mengembangkan perpustakaan desa di Kabupaten Lumajang. Kali ini membuahkan hasil,” ungkapnya.

Pustakawan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang, Tutik Endriyani menambahkan, pada awal berdirinya Perpusdes Labruk Kidul di tahun 2010, pihaknya memberikan stimulan 1 rak buku dan 50 eksemplar buku.

“Awalnya dikelola oleh Pokja 2 PKK Desa dan menjadi satu lokasi dengan PAUD. Melihat antusias dan semangat ibu-ibu pengelola untuk memberikan layanan namun koleksi buku tidak memadai, kami berusaha mengajukan bantuan buku kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur,” lanjutnya.

Pada 2015, bantuan itu pun turun berupa 500 judul buku atau 1000 eksemplar dan 2 rak. Dengan koleksi buku yang sudah lumayan banyak, namun letak Perpusdes itu yang kurang representatif sehingga sepi pengunjung.

Akhirnya Perpusdes Labruk Kidul pindah ke balai pertemuan warga yang dinilai lebih nyaman dan di tengah pemukiman warga. Melalui Program PerpuSeru, ada bantuan 3 unit komputer serta pelatihan Strategi Pengembangan Perpustakaan dan Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Tutik menegaskan, saat ini di Kabupaten Lumajang sudah ada 66 perpusdes yang memberikan layanan berbasis inklusi sosial. “Dimana strategi peningkatan layanan informasi melalui koleksi bahan pustaka, komputer dan internet termasuk di perpusdes ini sudah dilakukan,” katanya.

Sebanyak 66 perpusdes ini memberikan layanan sirkulasi buku, serta komputer dan internet. “Ada 4 Perpustakaan Desa yang pada tahun 2019 mendapatkan hibah masing-masing 4 unit komputer dan 1000 eksemplar buku serta 2 unit rak dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, dan tahun 2020 ini 2 Perpustakaan desa juga memperoleh bantuan,” ujarnya.

Dengan adanya transformasi ini Ia berharap perpustakaan di Lumajang makin menarik minat baca masyarakat. “Untuk memanfaatkan akses informasi yang ada serta berkegiatan di perpustakaan dan dapat mendorong 139 rumah baca desa atau perpusdes lainnya untuk tetap semangat berkembang,” pungkasnya. (fit)