Sebelum Dibuka, Tempat Wisata Wajib Penuhi Fasilitas Kesehatan

Lumajang, Motim - Memasuki kehidupan normal baru (new normal), tempat wisata akan dibuka kembali. Namun sebelum itu, pengelola tempat wisata wajib memenuhi fasilitas kesehatan. Demi mengantisipasi penyebaran Covid-19.
Tes suhu bagi pengunjung tempat wisata
Tes suhu bagi pengunjung tempat wisata
“Jadi pengelola wisata harus mengajukan permohonan terlebih dahulu ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan untuk mendapat rekomendasi kita, jika ingin membuka kembali obyek wisata yang dikelolanya,” ujar Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Lumajang, Yudi Prasetyo, Senin (12/7/2020).

Namun pengelola wisata diwajibkan untuk melalui berbagai tahapan yang telah ditentukan oleh pemerintah daerah. Diantaranya ada surat pengantar dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dari kecamatan. Kemudian tanda tangan pakta integritas atas kesanggupannya memenuhi protokol kesehatan bersama Disparbud. Dan, apabila masih belum terpenuhi, maka pemerintah daerah akan melakukan penutupan kembali.

“Nanti akan kita pantau bersama dengan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di kecamatan setelah mereka membuka kembali, setidaknya dalam jangka satu sampai dua bulan, kalau memang belum memenuhi ketentuan, ya kita tutup kembali,” kata dia.

Selain itu, disampaikan Yudi, bahwa sesuai dengan data yang berhasil dihimpun oleh Disparbud, hingga saat ini hanya satu dari sekian banyak destinasi wisata non pemerintah yang dinyatakan telah siap untuk dibuka kembali, yakni Obyek Wisata Pemandian Alam Tirtosari.

“Menurut pendataan kita, tempat wisata yang sudah siap untuk dibuka dan telah memenuhi ketentuan protokol kesehatan non pemerintah itu baru satu, yaitu wisata Pemandian Alam Tirtosari,” terangnya. (fit)