Sopir Ambulans Desa Sukorejo Harus Dipecat

Lumajang, Motim - Inspektorat Lumajang sudah melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Desa Sukorejo, Kecamatan Kunir, Sismi Wahidah, Kasi Pelayanan dan sopir ambulans desa setempat. Pemeriksaan ini terkait viralnya video Ambulans Desa Sukorejo yang kepergok digunakan untuk mengangkut kambing.
Ambulans desa bawa kambing
Ambulans desa bawa kambing
Dari hasil pemeriksan itu, akhirnya muncul rekomendasi, sopir ambulans harus dipecat. Kemudian kepala desa mendapat surat teguran keras atas penyalahgunaan ambulans tersebut.

“Sudah terbukti dan diakui oleh sopir ambulans yang saat itu bawa kambing di dalam ambulans. Jadi 3 orang yang diperiksa oleh Inspektorat. Kepala desa, Kasi Pelayanan, dan sopir. Ketiga-tiganya itu mengakui jika mobil ambulans diletakkan di rumah sopir,” kata Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati.

“Jadi kalau ada warga atau pasien yang ingin tumpangan ambulans mereka langsung menghubungi sopir. Kemarin itu pengakuan sopir maupun perangkat dan kepala desa bahwa sopir tidak minta ijin pada kepala desa,” lanjutnya.

Namun kata Indah, ada izin atau tidak, jika ada penyalahgunaan ambulans desa tetap menjadi tanggungjawab kepala desa. “Pertama, kami berikan surat teguran tertulis kepada kepala desa atas kelalaiannya,” tegasnya.

Kemudian kepala desa harus memecat sopir ambulans desa. “Kedua, agar kepala desa mengganti dan memberhentikan sopir yang telah menyalahgunakan wewenang. Ketiga, kondisi ambulans desa setelah dicek beberapa peralatan tidak ada,” katanya.

Tak hanya itu, kata Indah, ada peralatan yang tidak berfungsi. Diantaranya lampu rotator tidak berfungsi dengan baik. “Sehingga Saya sarankan kepada Kepala Dinas Kesehatan karena ambulans ini sekarang ada di Kantor Dinas Kesehatan maka dibawa ke bengkel dan semua pembiayaan atas desa atau kepala desa,” pungkasnya. (fit)