Moratorium Izin Tambang Pasir di Lumajang akan Dicabut

Moratorium Izin Tambang Pasir di Lumajang akan Dicabut
Lumajang, Motim - Pemerintah berencana akan mencabut moratorium izin tambang pasir di wilayah Kabupaten Lumajang. Bupati Lumajang, Thoriqul Haq telah mengkonsultasikan hal ini dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansah.

"Moratorium yang sekian waktu masih kami tutup akan segera kami buka, sambil tadi Saya konsultasikan kepada Ibu Gubernur terkait tata kelola tambang pasir mulai dari perencanaan jalan khusus tambang pasir hingga pembangunan stockpile terpadu," ujarnya.

Dari evaluasi moratorium yang dilakukan, Ia menyebut ada banyak hal yang perlu ditindak lanjut untuk saling me-manage hingga mengukur tahapan agar perijinan di tingkat provinsi dan kabupaten, dalam tata kelola pertambangan agar benar-benar bisa saling sambung.

“Ada yang penting, berharap pertambangan pasir Lumajang yang perijinannya di tingkat Pemprov Jatim, tetap memprioritaskan pengajuan masyarakat Lumajang sebagai pertimbangan pemenuhan persyaratan dalam proses perijinan,” tulis bupati di akun facebooknya.

“Langkah berikutnya, moratorium akan segera dicabut dan tahapan perijinan pertambangan pasir bisa ditindak lanjuti prosesnya,” tambahnya.

Selain itu dirinya dengan gubernur juga memperbincangkan permasalahan tambang pasir di Lumajang. “Terkait konflik sosial, kepastian perijinan kawasan hutan, stockpile illegal, problem armada pasir, jalan rusak, kebocoran SKAB, perlindungan penambang manual, harga jual pasir, kontrol titik koordinat luasan lahan pertambangan, dan lainnya,” ujarnya. (fit)