Bupati Lumajang Akan Evaluasi Kegiatan Kemasyarakatan di Tengah Pandemi

 Bupati Lumajang Thoriqul Haq. (fit)

Lumajang, Motim - Memasuki kehidupan normal baru (new normal), kegiatan kemasyarakat mulai dilonggarkan. Namun hal itu akan kembali dievaluasi oleh Bupati Lumajang dalam dua minggu ke depan. Mengingat, angka positif Covid-19 di Kabupaten Lumajang naik signifikan. 

“Kita melakukan evaluasi dalam rentan waktu dua minggu ini. Operasi Yustisi sekaligus evaluasi bagi kita semuanya,” ucapnya, Senin (14/9) malam usai rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19.

Saat ini pihaknya masih berkeputusan memberikan pemakluman pada kegiatan kemasyarakatan, namun tetap harus mematuhi protokol kesehatan. Jika dalam dua minggu ke depan, banyak pelanggaran yang ditemukan, tentu akan ada kebijakan baru yang diambil.

“Dalam Operasi Yustisi ini, dalam dua minggu ini kami lakukan evaluasi kegiatan kemasyarakatan, yang tak patuh pada protokol kesehatan, yang tak pakai masker, yang tidak ada aturan jarak, yang tidak ada fasilitas cuci tangan, terpaksa dalam dua minggu nanti kami lakukan evaluasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini pasien Covid-19 di Lumajang kebanyakan muncul dari kluster keluarga. “Kluster yang antar keluarga, yang karena mungkin mempunyai kaitan dengan interaksi erat dengan pihak lain dan menjadi penyebaran confirm positif di keluarganya masing-masing,” pungkasnya.

Selain itu, salahsatu kluster penyumbang tingginya angka Covid-19 di Lumajang adalah dari para tenaga kesehatan di rumah sakit. Total lebih dari 40 tenaga kesehatan positif Covid-19 di 3 rumah sakit. (fit)