Forkopimda Rumuskan Sanksi Efektif Bagi Warga Tak Bermasker

Rapat Forkopimda dan Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Lumajang. (fit) 

Lumajang, Motim - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lumajang bersama Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19, merumuskan sanksi yang efektif bagi warga masyarakat yang tidak memakai masker atau pelanggar protokol kesehatan, Senin (14/9) malam.

Sementara ini, ketika petugas gabungan melakukan Operasi Yustisi di jalan, dan menemukan pengendara tak pakai masker, diberi teguran kemudian disuruh push-up, melantunkan Indonesia Raya atau melafalkan Pancasila.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq menginginkan, ada sanksi tegas dan efektif yang diberikan kepada warga masyarakat yang melanggar protokol kesehatan. Sehingga ada efek jera, agar tidak mengulangi kesalahannya.

“Kami akan melakukan Operasi Yustisi, penegakan hukum, sidang di lapangan. Pengadilan Negeri sudah melakukan persiapan terakit semua ini. Didukung oleh TNI-Polri dan Satpol PP, termasuk Kejaksaan Negeri support terkait program penanganan penegakan hukum di jalan,” ucapnya.

“Ada beberapa sanksi sesuai dengan Peraturan Bupati maupun Peraturan Gubernur yang mengikuti langkah penegakan hukum yang akan kita lakukan. Dasarnya Perbup dan Pergub. Baik sanksi dalam bentuk pidana ringan dalam hal denda, maupun sanksi pidana ringan dalam hal pilihannya kerja sosial maupun penutupan kegiatan-kegiatan usaha,” tambahnya.

Bupati menegaskan, sanksi yang diberikan kepada pelanggar protokol kesehatan nantinya, disesuaikan dengan kadar pelanggarannya. “Keputusan itu, nanti pihak hakim yang akan berkeputusan. Tapi kira-kira alternatifnya, kita minta ikut penagakan penggunaan masker dalam Operasi Yustisi,” ujarnya.

Untuk sanksi denda, diharapkan Thoriqul Haq, tidak akan memberatkan masyarakat. “Termasuk ada denda, tapi tidak pada posisi denda yang betul-betul yang memberatkan masyarakat,” ucapnya. 

Menurutnya, denda yang diberikan tersebut untuk kepatuhan. “Misalnya dendanya harus membeli masker. Jika berulang kali, maka bisa beli maskernya lebih dari satu, untuk diberikan ke orang lain,” pungkasnya. (fit)