Kapolres Bersama Forkopimda Evaluasi Penanganan Covid-19 di Lumajang

Kapolres bersama Bupati dan Dandim. (cho) 
Lumajang, Motim - Kapolres Lumajang AKBP Deddy Foury Millewa, S.H.,S.I.K.,M.I.K bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat koordinasi dan evalasui penanganan Covid-19 di Lumajang, Senin (28/9) di Polres Lumajang.

Dalam kesempatan itu, kapolres menyampaikan, terkait meningkatnya kasus Covid-19, sudah dilakukan penggolongan kluster per kecamatan. Bahkan kluster tersebut akan terus dimutakhirkan setiap hari.

“Sudah kita break down melalui penggolongan kluster per kecamatan, kita akan update setiap harinya dengan begitu kita akan mengetahui kluster mana yang dominan diantara yang lain,” katanya.

Selanjutnya, pelaksanaan Operasi Yustisi pun akan lebih diperluas lagi. “Operasi Yustisi harus ditingkatkan melalui RT/RW, dusun, desa dan kecamatan setempat guna menekan angka pertambahan Covid-19 di kecamatan yang mempunyai angka Covid-19 tinggi,” ungkapnya.

Dari data terakhir, kata dia, dari sekian daerah di Jawa Timur, Lumajang menjadi salahsatu kabupaten yang mengalami peningkatan sangat tinggi. Maka kapolres berharap, agar rumah sakit memberikan laporan melalui satu pintu.

“Diharapkan seluruh Kepala Rumah Sakit melaporkan kepada Kepala Dinkes secara satu pintu guna mengantisipasi adanya kebocoran data,” ucapnnya.

Terakhir, Ia menginginkan, semua instansi terus bergerak, mendukung keamanan di Lumajang demi mengantisipasi penyebaran Covid-19. “Saya harapkan masing-masing instansi mendukung keamanan yang ada di Lumajang sehingga bisa menekan penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (cho)