Kayu Damar Roboh Akibat Bencana

Kayu damaran yang roboh diangkut menggunakan truk.(cho)

Lumajang, Motim - Tiga buah gelondong kayu Damaran berdiameter 28 centimeter sebanyak 1 dengan panjang 3 meter, berdiameter 26 centimeter dengan panjang 3 meter dan berdiameter 25 centimeter dengan panjang 2,5 meter diamankan petugas patroli gabungan perhutani dan polisi masyarakat Desa Pasrujambe Kecmatan Pasrujambe.

Meski kondisinya mulai lapuk, tiga gelondong kayu oleh petugas patroli terus diangkut menggunakan truck menuju tempat penimbunan kayu hutan yang terletak di Desa Sarikemuning Kecamatan Senduro, Minggu (20/9/2020), sore.

Asisten Perhutani BKPH Senduro SKPH Lumajang KPH Probolinggo Lesmana Jaya Putra Emu ketika dikonfirmasi Memo Timur  via teleponnya membenarkan. "3 buah gelondong kayu Damaran itu sudah kami amankan di TPK Desa Sarikemuning dan kondisinya mulai lapuk Mas,"tuturnya.

Menurut Lesmana diamankan kayu Damaran tersebut bermula dari informasi masyarakat yang menyatakan ada 3 gelondong kayu Damaran berada disekitaran kebun milik warga. Atas informasi itulah pihaknya memerintahkan anggota perhutani yang sedang melakukan patroli bersama Polmas desa setempat untuk menindaklanjutinya. Tak lama kemudian kayu dimaksud berhasil diamankan.

"Petugas patroli berhasil mengamankan kayu yang dilaporkan warga utuh. Tapi Kondisinya sudah mulai lapuk,"kata Lesmana.
Karena informasi di lapangan simpang siur dan khawatir menjadi masalah dikemudian hari, maka petugas patroli diperintahkan untuk mencari tunggak kayu dan ditemukan tunggak kayu tersebut berada di lokasi hutan Damar Tahun 1974 wilayah RPH Besuk Blok selatan petak 44 D.

"Jika melihat kondisi tunggak kayu dapat disimpulkan bahwa kayu Damar itu tidak ditebang. Melainkan roboh akibat bencana. Bisa akibat angin puting beliung atau bisa karena curah hujan tinggi yang disertai angin kencang hingga menyebabkan pohon kayu Damar itu roboh," ungkapnya.

Masih kata Lesmana, pihaknya mengapresiasi sekaligus berterima kasih kepada masyarakat karena peduli terhadap kelestarian hutan. "Melalui informasi masyarakat itu status kayu Damar yang diamankan petugas patroli menjadi jelas," pungkasnya. (cho)